Proyek Talud Orimakurunga Mangkrak, Sejumlah Pejabat Halsel Terancam Dilaporkan ke KPK

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com Halmahera Selatan, 23 April 2025 — Proyek pembangunan breakwater atau talud penahan ombak di Desa Orimakurunga, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, yang dikerjakan sejak awal 2023 kini terbengkalai. Proyek senilai lebih dari Rp16 miliar itu menuai sorotan publik karena hingga kini belum juga rampung.

Salah satu tokoh muda Desa Orimakurunga, Reza A. Sadik, menyayangkan kondisi proyek yang tak kunjung selesai tersebut. Menurutnya, proyek itu merupakan inisiatif mendiang Bupati Usman Sidik dan seharusnya sudah dituntaskan.

Proyek ini seharusnya selesai, tapi setelah almarhum Usman Sidik wafat, tidak dilanjutkan dengan serius oleh penggantinya. Kami masyarakat meminta Pemkab Halsel segera menyelesaikannya,” ujar Reza

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reza menegaskan, jika pemerintah daerah tidak menunjukkan itikad baik, pihaknya akan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kami akan mendorong Kejati dan KPK untuk menyelidiki proyek ini. Harus diusut siapa yang bermain, karena anggarannya besar tapi hasilnya nol,” tegasnya.

Sumber dari lingkungan penegak hukum menyebutkan bahwa Kejati Maluku Utara telah mulai memeriksa sejumlah saksi terkait proyek tersebut. Pemeriksaan dilakukan terhadap beberapa pejabat aktif dan mantan pejabat Pemkab Halsel.

Mereka diperiksa karena diduga terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek yang hingga kini tidak selesai dikerjakan.

Kini, publik menanti tindak lanjut tegas dari aparat penegak hukum dan ketegasan pemerintah daerah terhadap proyek-proyek mangkrak yang merugikan masyarakat.(ad/red)

Komentar

Berita Terkait

Diduga Terlibat Sejumlah Proyek Bermasalah, Mantan Bupati Taliabu Didesak Diperiksa Kejati Malut
Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, Bakal Diperiksa Kejati Malut Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp 15 Miliar
“Mafia Tambang di Maluku Utara: Siapa Dalang di Balik 90.000 Ton Nikel Haram?”
BADKO Malut Soroti Kinerja Penegakan Hukum Soal Narkoba Masuk PT. Harita Group
Puluhan Karyawan PT Harita Group Diduga Tersandung Kasus Narkoba, 15 Orang Jadi Tersangka
51 Orang Saksi Telah Diperiksa Oleh Polres Halsel Terkait Tambang Ilegal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 Juli 2025 - 10:39 WIT

Diduga Terlibat Sejumlah Proyek Bermasalah, Mantan Bupati Taliabu Didesak Diperiksa Kejati Malut

Selasa, 1 Juli 2025 - 07:28 WIT

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, Bakal Diperiksa Kejati Malut Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp 15 Miliar

Jumat, 27 Juni 2025 - 15:57 WIT

“Mafia Tambang di Maluku Utara: Siapa Dalang di Balik 90.000 Ton Nikel Haram?”

Selasa, 3 Juni 2025 - 17:59 WIT

BADKO Malut Soroti Kinerja Penegakan Hukum Soal Narkoba Masuk PT. Harita Group

Rabu, 21 Mei 2025 - 11:21 WIT

Puluhan Karyawan PT Harita Group Diduga Tersandung Kasus Narkoba, 15 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 29 April 2025 - 13:14 WIT

51 Orang Saksi Telah Diperiksa Oleh Polres Halsel Terkait Tambang Ilegal

Kamis, 24 April 2025 - 11:24 WIT

Proyek Talud Orimakurunga Mangkrak, Sejumlah Pejabat Halsel Terancam Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Regional

Satu Unit Mesin PLN Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Selasa, 10 Feb 2026 - 16:24 WIT

Nasional

Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta

Sabtu, 7 Feb 2026 - 12:59 WIT