51 Orang Saksi Telah Diperiksa Oleh Polres Halsel Terkait Tambang Ilegal

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com Halmahera Selatan, -Penyidik Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah memeriksa sebanyak 51 orang saksi dalam kasus tambang ilegal di Kabupaten Halmahera Selatan. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai upaya penegakan hukum terhadap para pelaku tambang ilegal yang beroperasi selama ini. Hal ini disampaikan Kapolres Halsel AKBP Hendra Gunawan kepada awak media. Selasa, (29/4).

“Pemeriksaan saksi-saksi terkait dengan tambang ilegal yang ada di tiga wilayah, Obi, Obi Barat, dan kemudian Kusubibi Bacan Barat Utara. Dan kami sudah periksa kurang lebih sekitar 51 orang saksi”, katanya.

Ia menegaskan, pemeriksaan ini akan terus berlanjut dan bahkan dipastikan lebih dari 51 orang saksi, karena pemeriksaan ini masih bertahap sejauh mana perkembangannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seluruh pelaku kami periksa, baik penambang, pengusaha yang punya tromol. Yang terlibat semua sudah kami periksa. Kami periksa sebagai saksi dulu kita peran mereka seperti apa, nanti setelah itu kami kembangkan lagi”, tegasnya.

Ia menjelaskan pihaknya telah mendorong Pemda Halsel, Bupati maupun Wakil Bupati terkait dengan izin pertambangan rakyat (IPR).

Menurtnya pertambangan ini tidak hanya serta merta soal penegakan hukum melainkan dampak sosial dan ekonomi terhadap hajat hidup masyarakat Halsel.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemda, mendorong mereka agar mengurus IPR. Karena ini berkaitan dengan kepentingan masyarakat di desa” ujarnya.

Sementara barang bukti yang diamankan Polres Halsel berupa tromol dan mesin yang dibawah dari Obi, Obi Barat, dan Desa Kusubibi. Barang bukti ini sudah di policeline di halaman Reskrim.

“Saat ini kami amankan itu tromol, mesin, terus bola-bola. Dan tentunya ini masih bertahap, dan akan kami amankan lagi barang bukti yang lain”, tuturnya.

“Setelah itu kami akan lakukan gelar jika telah memenuhi bukti-bukti yang kuat untuk sampai penetapan tersangka, untuk penegakan hukum”, sambung Kapolres.

Terkait penutupan ketiga tambang ilegal ini, Kapolres belum dapat memastikan apakah penutupan ini selamanya atau hanya sementara.

Polres masih melakukan koordinasi dengan Pemda Halsel dalam rangka memastikan proses perizinan agar masyarakat dapat bekerja secara legal.

“Kami masih berkoordinasi dengan Pemda untuk pengurusan IPR. Supaya masyarakat kita bekerja pun legal karena tambangnya juga legal. Jangan sampai masyarakat justru bekerja secara ilegal akibat tambang yang tidak punya izin”, pungkasnya.(ad/red)

Komentar

Berita Terkait

Diduga Terlibat Sejumlah Proyek Bermasalah, Mantan Bupati Taliabu Didesak Diperiksa Kejati Malut
Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, Bakal Diperiksa Kejati Malut Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp 15 Miliar
“Mafia Tambang di Maluku Utara: Siapa Dalang di Balik 90.000 Ton Nikel Haram?”
BADKO Malut Soroti Kinerja Penegakan Hukum Soal Narkoba Masuk PT. Harita Group
Puluhan Karyawan PT Harita Group Diduga Tersandung Kasus Narkoba, 15 Orang Jadi Tersangka
Proyek Talud Orimakurunga Mangkrak, Sejumlah Pejabat Halsel Terancam Dilaporkan ke KPK
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 Juli 2025 - 10:39 WIT

Diduga Terlibat Sejumlah Proyek Bermasalah, Mantan Bupati Taliabu Didesak Diperiksa Kejati Malut

Selasa, 1 Juli 2025 - 07:28 WIT

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, Bakal Diperiksa Kejati Malut Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp 15 Miliar

Jumat, 27 Juni 2025 - 15:57 WIT

“Mafia Tambang di Maluku Utara: Siapa Dalang di Balik 90.000 Ton Nikel Haram?”

Selasa, 3 Juni 2025 - 17:59 WIT

BADKO Malut Soroti Kinerja Penegakan Hukum Soal Narkoba Masuk PT. Harita Group

Rabu, 21 Mei 2025 - 11:21 WIT

Puluhan Karyawan PT Harita Group Diduga Tersandung Kasus Narkoba, 15 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 29 April 2025 - 13:14 WIT

51 Orang Saksi Telah Diperiksa Oleh Polres Halsel Terkait Tambang Ilegal

Kamis, 24 April 2025 - 11:24 WIT

Proyek Talud Orimakurunga Mangkrak, Sejumlah Pejabat Halsel Terancam Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Regional

Satu Unit Mesin PLN Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Selasa, 10 Feb 2026 - 16:24 WIT

Nasional

Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta

Sabtu, 7 Feb 2026 - 12:59 WIT