Banjir Kembali Rendam Wilayah Amasing, Warga Desak DPRD Dapil 1 dan Pemda Halsel Bertindak Serius

Selasa, 3 Juni 2025 - 13:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan, 3 Juni 2025– Banjir kembali melanda wilayah Amasing Kota, Amasing Kota Utara, Amasing Kali, dan Amasing Kota Barat di Kabupaten Halmahera Selatan. Genangan air yang terjadi setiap musim hujan ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan terus menghantui warga setempat.

Sayangnya, hingga kini belum terlihat langkah serius dari Pemerintah Daerah maupun anggota DPRD khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1. Warga pun mendesak agar persoalan banjir ini tidak lagi dianggap sepele.

Kepala Desa Amasing Kota Barat, Muslim Yusuf, menyampaikan bahwa masalah banjir sudah menjadi keresahan tahunan masyarakat, dan butuh penanganan menyeluruh.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami butuh perhatian dari DPRD Dapil 1 dan pemerintah daerah. Mulai dari penanganan jangka pendek, menengah hingga jangka panjang harus dirancang secara serius,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Amasing Kota Utara, Usman Djauhan, mengingatkan pentingnya perencanaan jangka panjang yang terukur agar persoalan ini tidak terus berulang setiap musim hujan.

“Empat desa Amasing ini harus masuk dalam perencanaan pembangunan yang matang. Setiap hujan, warga resah bahkan harus mengungsi. Ini tak bisa dibiarkan terus-menerus,” kata Usman.

Sementara itu, Kepala Desa Amasing Kota, Buchari Iskandar Alam, menyoroti penyebab utama banjir yang menurutnya terjadi karena beberapa titik daerah resapan telah ditimbun.

“Daerah serapan air makin sedikit karena ditimbun. Ini harus dibenahi. Kami minta DPRD Dapil 1 lebih serius karena suara masyarakat yang membuat mereka duduk di parlemen,” tegas Buchari.

Warga empat desa Amasing kini berharap ada aksi nyata dari DPRD Dapil 1 dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, agar tidak lagi menunggu musim hujan berikutnya untuk bertindak. Solusi jangka panjang yang berkelanjutan sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak lagi hidup dalam kekhawatiran setiap kali hujan turun.(red)

Komentar

Berita Terkait

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang
Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda
Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas
“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”
DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI
BBM PLN Saketa Diduga Dicuri, Pemuda Saketa Tantang Polres Halsel dan Inspektorat PLN Buka-bukaan
Pekan Ini TPP Tahap II Terbayar, Bupati Ubaid Sebut Hadia HUT RI
532 Hektar Lahan Cetak Sawah Haltim, Tersebar di Tiga Kecamatan
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:04 WIT

Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:11 WIT

Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:48 WIT

“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:46 WIT

DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:46 WIT

BBM PLN Saketa Diduga Dicuri, Pemuda Saketa Tantang Polres Halsel dan Inspektorat PLN Buka-bukaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:41 WIT

Pekan Ini TPP Tahap II Terbayar, Bupati Ubaid Sebut Hadia HUT RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:24 WIT

532 Hektar Lahan Cetak Sawah Haltim, Tersebar di Tiga Kecamatan

Berita Terbaru

Opini

Dirgahayu RI, Merdeka dari Mafia Kerah Putih

Senin, 17 Agu 2026 - 13:30 WIT