Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, Bakal Diperiksa Kejati Malut Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp 15 Miliar

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek peningkatan jalan ruas Tikong-Nunca di Kecamatan Taliabu Utara.

Proyek yang dianggarkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Taliabu pada tahun 2020 ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 15,05 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Malut, Richard Sinaga, mengatakan proses penyelidikan tengah berlangsung secara intensif untuk memastikan ada atau tidaknya perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan anggaran proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teman-teman harap bersabar, hasil pasti akan kami sampaikan. Pihak-pihak terkait akan segera kami panggil untuk dimintai klarifikasi terkait proyek jalan Tikong-Nunca,” ujar Richard, Selasa (1/7/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek peningkatan jalan ini sempat dicairkan sebesar 20 persen dari total anggaran. Namun, meski dana sudah turun, pekerjaan fisik tidak kunjung dilaksanakan hingga masa kontrak habis. Proyek kemudian mendapat adendum waktu, dan pekerjaannya dilanjutkan oleh salah satu kontraktor lokal berinisial IA untuk ruas sepanjang 2,5 kilometer.

Namun dalam perkembangannya, meskipun proses pencairan dana proyek disebut sudah mencapai 75 persen, kontraktor IA mengaku tidak pernah menerima pembayaran tersebut. Belum diketahui dengan pasti ke mana dana itu mengalir.

Proyek ini awalnya dikerjakan oleh PT Damai Sejahtera Membangun (DSM), perusahaan yang memenangkan lelang. Penyelidik Kejati Malut juga telah memeriksa sejumlah pihak terkait guna memperkuat alat bukti dan menelusuri lebih jauh aliran dana yang diduga bermasalah.

Pemeriksaan terhadap Aliong Mus selaku kepala daerah saat proyek berjalan dinilai penting untuk menggali keterangan mengenai mekanisme pencairan anggaran, pengawasan pelaksanaan proyek, dan keputusan-keputusan yang diambil selama masa kontrak.

Kejati Malut menegaskan bahwa proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional dan transparan.(red)

Komentar

Berita Terkait

Diduga Terlibat Sejumlah Proyek Bermasalah, Mantan Bupati Taliabu Didesak Diperiksa Kejati Malut
“Mafia Tambang di Maluku Utara: Siapa Dalang di Balik 90.000 Ton Nikel Haram?”
BADKO Malut Soroti Kinerja Penegakan Hukum Soal Narkoba Masuk PT. Harita Group
Puluhan Karyawan PT Harita Group Diduga Tersandung Kasus Narkoba, 15 Orang Jadi Tersangka
51 Orang Saksi Telah Diperiksa Oleh Polres Halsel Terkait Tambang Ilegal
Proyek Talud Orimakurunga Mangkrak, Sejumlah Pejabat Halsel Terancam Dilaporkan ke KPK
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 Juli 2025 - 10:39 WIT

Diduga Terlibat Sejumlah Proyek Bermasalah, Mantan Bupati Taliabu Didesak Diperiksa Kejati Malut

Selasa, 1 Juli 2025 - 07:28 WIT

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, Bakal Diperiksa Kejati Malut Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp 15 Miliar

Jumat, 27 Juni 2025 - 15:57 WIT

“Mafia Tambang di Maluku Utara: Siapa Dalang di Balik 90.000 Ton Nikel Haram?”

Selasa, 3 Juni 2025 - 17:59 WIT

BADKO Malut Soroti Kinerja Penegakan Hukum Soal Narkoba Masuk PT. Harita Group

Rabu, 21 Mei 2025 - 11:21 WIT

Puluhan Karyawan PT Harita Group Diduga Tersandung Kasus Narkoba, 15 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 29 April 2025 - 13:14 WIT

51 Orang Saksi Telah Diperiksa Oleh Polres Halsel Terkait Tambang Ilegal

Kamis, 24 April 2025 - 11:24 WIT

Proyek Talud Orimakurunga Mangkrak, Sejumlah Pejabat Halsel Terancam Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Regional

Satu Unit Mesin PLN Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Selasa, 10 Feb 2026 - 16:24 WIT

Nasional

Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta

Sabtu, 7 Feb 2026 - 12:59 WIT