Hasby Yusuf: Pendidikan Gratis Penting, Tapi Jangan Lupakan Kesejahteraan Guru

Selasa, 6 Mei 2025 - 14:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com Jakarta, 30 April 2025 – Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan Maluku Utara, Hasby Yusuf, menegaskan bahwa pendidikan gratis merupakan langkah positif, namun tidak boleh melupakan kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas pendidikan. Hal ini disampaikan dalam webinar memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Al-Washliyah Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan ICMI.

Webinar tersebut menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan dan pejabat daerah, di antaranya Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara Dr. Abubakar Abdullah, serta akademisi senior Dr. Herman Oesman. Diskusi berlangsung dinamis membahas tantangan dan arah masa depan pendidikan, khususnya di Maluku Utara.Dalam paparannya, Hasby Yusuf mengutip Nelson Mandela bahwa “Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat digunakan untuk mengubah dunia.” Ia menekankan bahwa pendidikan adalah jalan utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945. “Kemerdekaan hanya pintu gerbang. Untuk menjadi bangsa besar, tidak ada jalan lain selain pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Sebagai anggota Komite III DPD RI yang membidangi pendidikan, Hasby menegaskan komitmennya memperjuangkan perhatian negara terhadap sektor pendidikan di Maluku Utara dalam setiap rapat kerja bersama Kementerian Pendidikan. Ia menyebut bahwa arah pendidikan harus menyesuaikan diri dengan tren global seperti perubahan iklim, digitalisasi, urbanisasi, hingga dinamika geopolitik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendidikan bukan hanya soal gratis. Kita harus menjamin kualitas, memperhatikan kesejahteraan guru, dan memperkuat infrastruktur pendidikan,” tegas Hasby.

Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pendidikan, serta menekankan perlunya pelibatan sektor swasta, terutama industri pertambangan, untuk berkontribusi nyata dalam pembiayaan pendidikan di daerah. “Perusahaan tambang meraup keuntungan besar setiap tahun. Sudah saatnya mereka mendanai pendidikan,” ujar Hasby.

Dalam diskusi tersebut, Hasby juga mengkritisi kebijakan yang membawa siswa ke barak militer sebagai respons terhadap kenakalan remaja. Ia percaya bahwa guru, dengan dukungan masyarakat dan orang tua, mampu menjalankan fungsi pendidikan karakter secara lebih tepat. “Jangan kriminalisasi guru ketika mereka mendidik. Itu hanya akan melemahkan semangat mereka,” tambahnya.

Hasby juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan Program Wajib Belajar 13 Tahun serta pemerataan akses dan kualitas layanan pendidikan, termasuk pendidikan pesantren dan keagamaan. Pendidikan vokasi, peningkatan kualitas guru, dan distribusi tenaga pendidik secara merata juga menjadi perhatian serius.

Di akhir diskusi, Hasby menegaskan bahwa arah pendidikan sangat bergantung pada kepemimpinan politik di pusat dan daerah. “Masa depan pendidikan kita sangat ditentukan oleh keberanian politik untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan,” pungkasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Ketua SMIT Soroti Polemik Dugaan Reses Fiktif: Jangan Jadikan Tuduhan sebagai Senjata Politik
LEPA Boeng Tolak MoU Pemda Halut–PT NHM, Nilai Pembangunan Jauh dari Wilayah Penghasil
Dugaan Reses Fiktif dan Mandeknya Fungsi Pengawasan Badan Kehormatan Dewan
Dari Taliabu, Hasby Yusuf Tegaskan Dukungan pada Green Democracy Ketua DPD RI
Mangkir dari Panggilan Kejati, Aliong Mus Justru Muncul di Agenda Politik, Direktur Dato Minta Penegak Hukum Tangkap Aliong
Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta
Resmi Berlaku, Presiden Prabowo Bentuk Puluhan Pengadilan Baru di Berbagai Daerah
Senator Hasby Yusuf Desak Kementerian ESDM dan PLN Hentikan Krisis Listrik Gane Pasca Gempa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:04 WIT

Ketua SMIT Soroti Polemik Dugaan Reses Fiktif: Jangan Jadikan Tuduhan sebagai Senjata Politik

Rabu, 29 April 2026 - 07:24 WIT

LEPA Boeng Tolak MoU Pemda Halut–PT NHM, Nilai Pembangunan Jauh dari Wilayah Penghasil

Rabu, 29 April 2026 - 06:01 WIT

Dugaan Reses Fiktif dan Mandeknya Fungsi Pengawasan Badan Kehormatan Dewan

Jumat, 24 April 2026 - 17:01 WIT

Dari Taliabu, Hasby Yusuf Tegaskan Dukungan pada Green Democracy Ketua DPD RI

Rabu, 15 April 2026 - 12:53 WIT

Mangkir dari Panggilan Kejati, Aliong Mus Justru Muncul di Agenda Politik, Direktur Dato Minta Penegak Hukum Tangkap Aliong

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:59 WIT

Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:47 WIT

Resmi Berlaku, Presiden Prabowo Bentuk Puluhan Pengadilan Baru di Berbagai Daerah

Senin, 19 Januari 2026 - 12:15 WIT

Senator Hasby Yusuf Desak Kementerian ESDM dan PLN Hentikan Krisis Listrik Gane Pasca Gempa

Berita Terbaru

Regional

Disperindagkop Haltim Keluarkan HET BBM Terbaru

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:28 WIT

Regional

Kabag Humas Purna Tugas, Sekda Haltim Siapkan Pengganti

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:22 WIT