Bang Azis : Rakyat Turun ke jalan, Ketika Pemerintah kehilangan Hati Nurani

Jumat, 29 Agustus 2025 - 12:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Jakarta – Gelombang aksi rakyat di berbagai daerah kembali menjadi sorotan. Menanggapi situasi tersebut, aktivis muda Bang Azis menilai bahwa turunnya rakyat ke jalan merupakan konsekuensi dari hilangnya kepekaan pemerintah terhadap penderitaan rakyat.

Menurutnya, beban hidup masyarakat saat ini semakin berat akibat sulitnya lapangan kerja, melemahnya daya beli, tingginya harga kebutuhan pokok, serta jeratan pajak yang makin menekan. Kondisi tersebut diperparah oleh maraknya korupsi pejabat publik dan penegakan hukum yang dianggap tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

“Pemerintah terlihat tidak sensitif, seolah kehilangan hati nurani. Bagaimana mungkin di tengah penderitaan rakyat, justru pejabat DPR RI, DPD RI, dan MPR RI dengan ceria menerima tunjangan sewa rumah Rp50 juta per bulan dan fasilitas lainnya. Ini sangat melukai hati rakyat,” tegas Bang Azis di Jakarta Barat, kemarin.

Ia menambahkan, situasi tersebut telah menimbulkan hilangnya kepercayaan rakyat terhadap wakil rakyat dan pemerintah. Akibatnya, aksi unjuk rasa tak terhindarkan dan bahkan mulai memakan korban. “Suasana makin tidak kondusif bagi stabilitas pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Bang Azis mendesak pemerintah, DPR, dan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi serta kembali berpihak pada rakyat. “Hentikan kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir elit. Dengarkan aspirasi rakyat, karena ketika hati nurani pemerintah mati, rakyatlah yang akan bangkit menyuarakan kebenaran,” pungkasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Alokasi DBH Halsel Rp102,8 Miliar Disorot, GPRH Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Suap
Senator Hasby Yusuf Apresiasi Dosen UI Inisiatori Lumbung Pangan 3T Morotai sebagai Nominator DPD RI Award 2026
Formapas Malut Desak KPK Bongkar Total Kasus Mantan Kepala Balai IX: Jangan Biarkan Nama di Dakwaan Jadi Catatan Kaki
Central Pemuda Halmahera Desak Penegak Hukum Selidiki Dugaan Kejanggalan Proyek Swakelola Rp.6,7 MILIAR pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara
Dugaan Keterlibatan Kepala BPJN dalam Proyek Dapur MBG FAI Desak Kepala BGN Evaluasi Total SPPG di Maluku Utara dan Cabut izin operasi Yayasan Abdi Bangun Negeri
Soal Pertemuan Pemprov Malut-Harita Group, Tokoh Muda Desak Jalan Lingkar Obi Diprioritaskan ‎
DataIndo: Komitmen Sufmi Dasco Ahmad Adalah Bukti Negara Butuh “Wasit yang Fair
BUPATI HALMAHERA UTARA DINILAI INGKAR JANJI, WARGA HALUT JAKARTA MENGECAM SIKAP ABAI
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 05:02 WIT

Alokasi DBH Halsel Rp102,8 Miliar Disorot, GPRH Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Suap

Jumat, 11 September 2026 - 16:27 WIT

Senator Hasby Yusuf Apresiasi Dosen UI Inisiatori Lumbung Pangan 3T Morotai sebagai Nominator DPD RI Award 2026

Rabu, 9 September 2026 - 01:16 WIT

Formapas Malut Desak KPK Bongkar Total Kasus Mantan Kepala Balai IX: Jangan Biarkan Nama di Dakwaan Jadi Catatan Kaki

Selasa, 8 September 2026 - 06:50 WIT

Central Pemuda Halmahera Desak Penegak Hukum Selidiki Dugaan Kejanggalan Proyek Swakelola Rp.6,7 MILIAR pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Selasa, 8 September 2026 - 06:40 WIT

Dugaan Keterlibatan Kepala BPJN dalam Proyek Dapur MBG FAI Desak Kepala BGN Evaluasi Total SPPG di Maluku Utara dan Cabut izin operasi Yayasan Abdi Bangun Negeri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:27 WIT

Soal Pertemuan Pemprov Malut-Harita Group, Tokoh Muda Desak Jalan Lingkar Obi Diprioritaskan ‎

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:08 WIT

DataIndo: Komitmen Sufmi Dasco Ahmad Adalah Bukti Negara Butuh “Wasit yang Fair

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:47 WIT

BUPATI HALMAHERA UTARA DINILAI INGKAR JANJI, WARGA HALUT JAKARTA MENGECAM SIKAP ABAI

Berita Terbaru