Bang Azis : Rakyat Turun ke jalan, Ketika Pemerintah kehilangan Hati Nurani

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Jakarta – Gelombang aksi rakyat di berbagai daerah kembali menjadi sorotan. Menanggapi situasi tersebut, aktivis muda Bang Azis menilai bahwa turunnya rakyat ke jalan merupakan konsekuensi dari hilangnya kepekaan pemerintah terhadap penderitaan rakyat.

Menurutnya, beban hidup masyarakat saat ini semakin berat akibat sulitnya lapangan kerja, melemahnya daya beli, tingginya harga kebutuhan pokok, serta jeratan pajak yang makin menekan. Kondisi tersebut diperparah oleh maraknya korupsi pejabat publik dan penegakan hukum yang dianggap tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

Pemerintah terlihat tidak sensitif, seolah kehilangan hati nurani. Bagaimana mungkin di tengah penderitaan rakyat, justru pejabat DPR RI, DPD RI, dan MPR RI dengan ceria menerima tunjangan sewa rumah Rp50 juta per bulan dan fasilitas lainnya. Ini sangat melukai hati rakyat,” tegas Bang Azis di Jakarta Barat, kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, situasi tersebut telah menimbulkan hilangnya kepercayaan rakyat terhadap wakil rakyat dan pemerintah. Akibatnya, aksi unjuk rasa tak terhindarkan dan bahkan mulai memakan korban. “Suasana makin tidak kondusif bagi stabilitas pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Bang Azis mendesak pemerintah, DPR, dan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi serta kembali berpihak pada rakyat. “Hentikan kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir elit. Dengarkan aspirasi rakyat, karena ketika hati nurani pemerintah mati, rakyatlah yang akan bangkit menyuarakan kebenaran,” pungkasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta
Resmi Berlaku, Presiden Prabowo Bentuk Puluhan Pengadilan Baru di Berbagai Daerah
Senator Hasby Yusuf Desak Kementerian ESDM dan PLN Hentikan Krisis Listrik Gane Pasca Gempa
PT Ormat Geothermal Menangi Lelang WKP Telaga Ranu di Halmahera Barat
Kejati Malut Dinilai Tak Berani Jemput Paksa Aliong Mus, Dataindo Desak KPK dan Kejagung Ambil Alih Kasus Korupsi ISDA
Hipma Halut Jakarta Rayakan Natal 2025 dengan Nuansa Kekeluargaan
Usman Mansur: Satgas PKH Harus Tegas dan Serius untuk Tuntas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di IWIP
Senator Hasby Yusuf: Kematian Warga Loloda Utara Adalah Alarm Keras, Negara Tidak Boleh Absen
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:59 WIT

Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:47 WIT

Resmi Berlaku, Presiden Prabowo Bentuk Puluhan Pengadilan Baru di Berbagai Daerah

Senin, 19 Januari 2026 - 12:15 WIT

Senator Hasby Yusuf Desak Kementerian ESDM dan PLN Hentikan Krisis Listrik Gane Pasca Gempa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:33 WIT

PT Ormat Geothermal Menangi Lelang WKP Telaga Ranu di Halmahera Barat

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:39 WIT

Kejati Malut Dinilai Tak Berani Jemput Paksa Aliong Mus, Dataindo Desak KPK dan Kejagung Ambil Alih Kasus Korupsi ISDA

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:19 WIT

Hipma Halut Jakarta Rayakan Natal 2025 dengan Nuansa Kekeluargaan

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:54 WIT

Usman Mansur: Satgas PKH Harus Tegas dan Serius untuk Tuntas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di IWIP

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:17 WIT

Senator Hasby Yusuf: Kematian Warga Loloda Utara Adalah Alarm Keras, Negara Tidak Boleh Absen

Berita Terbaru

Regional

Satu Unit Mesin PLN Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Selasa, 10 Feb 2026 - 16:24 WIT

Nasional

Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta

Sabtu, 7 Feb 2026 - 12:59 WIT