Ketua Harian DPP KNPI Rusdi Yusuf Imbau Mahasiswa dan Buruh Tahan Diri, Tegaskan Dukungan Stabilitas Pemerintahan Prabowo

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 05:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Jakarta – Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Rusdi Yusuf, angkat bicara terkait dinamika sosial-politik nasional yang belakangan ini semakin memanas.

Dirinya menyerukan agar mahasiswa, buruh, dan elemen masyarakat luas tetap menahan diri serta memberi ruang kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengkaji dan merespons seluruh tuntutan yang berkembang.

Pertama, saya mengajak mahasiswa, buruh, dan masyarakat untuk bisa menahan diri. Berikan kesempatan kepada Presiden Prabowo untuk mengkaji semua aspirasi dan tuntutan. Jangan sampai kita terburu-buru mengambil sikap yang justru memperkeruh keadaan,” ujar Rusdi dalam keterangannya, Sabtu (30/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Rusdi, pemerintahan yang baru berjalan membutuhkan dukungan serta iklim yang kondusif. Kritik dan tuntutan rakyat, kata dia, adalah hal wajar dalam demokrasi, namun harus disalurkan secara terukur.

Kita harus memberi ruang bagi Presiden Prabowo untuk bekerja,” tambahnya.

Selain menyerukan penahanan diri, Rusdi Yusuf juga menegaskan dukungannya terhadap TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara. Rusdi menekankan bahwa aparat keamanan adalah milik rakyat, bukan alat kepentingan kelompok tertentu.

Kedua, kami mendukung TNI dan Polri untuk menstabilkan situasi negara ini. Polri dan TNI adalah untuk rakyat, bukan untuk siapa-siapa,” tegasnya.

Rusdi juga memastikan telah menginstruksikan seluruh jajaran KNPI di tingkat provinsi (DPD I) hingga kabupaten/kota (DPD II) untuk turut serta mengawal keamanan serta menjaga stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo di daerah masing-masing.

Mencermati kondisi bangsa yang rawan gesekan ini, Rusdi Yusuf mengaku dalam waktu dekat akan mengundang organisasi kepemudaan (OKP) kelompok Cipayung untuk duduk bersama dan berdiskusi.

Menurutnya, penting bagi kalangan pemuda untuk menjaga persatuan agar tidak mudah diprovokasi atau dibenturkan oleh pihak-pihak tertentu.

Saya akan memanggil teman-teman OKP Cipayung. Kita harus bicarakan bersama agar sesama anak bangsa tidak dibentur-benturkan. Pemuda harus menjadi perekat, bukan sebaliknya,” katanya.

Rusdi menegaskan, peran pemuda di tengah situasi krusial ini sangat penting untuk merawat persatuan dan kesatuan bangsa dan KNPI bersama seluruh OKP bisa menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mendinginkan situasi.

Di akhir pernyataannya, Rusdi Yusuf menegaskan kembali bahwa stabilitas bangsa bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Karena itu, dirinya mengajak semua pihak untuk tetap solid menjaga persatuan.

Jangan biarkan energi bangsa ini habis hanya karena konflik internal. Pemuda harus mengambil peran positif. Mari kita kawal bersama pemerintahan yang sah demi masa depan Indonesia,” tutupnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Tokoh Maluku Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan, Tolak Peringatan OPM 1 Juli & Waspadai Narasi Provokatif yang Mengancam Keutuhan Bangsa
DIREKTUR DATAINDO DESAK KPK USUT DUGAAN KERUGIAN NEGARA PROYEK JALAN KAPORO–CAPALULU SULA RP 45,5 MILIAR
Hasby Yusuf Kritik Pemotongan TKD: Daerah Bukan Pasien Pemerintah Pusat, Fiskal Harus Dikelola Secara Adil
Terima MRP Papua Barat, Hasby Yusuf Dorong Penguatan MRP
Masuk Timja RUU Pengelolaan Keuangan Haji, Hasby Yusuf: Dorong Tata Kelola Dana Haji yang Profesional dan Transparan
GMNI Malut Desak KPK Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan Trans Kie-Raha
DPP GMNI Mendesak Gubernur Maluku Utara untuk Turun Menyelesaikan Sengketa Agraria di Halut
SMIT Kecam Penetapan DPO Perempuan Adat di Halut: Negara Dinilai Lindungi Modal, Bukan Rakyat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:29 WIT

Tokoh Maluku Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan, Tolak Peringatan OPM 1 Juli & Waspadai Narasi Provokatif yang Mengancam Keutuhan Bangsa

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:00 WIT

DIREKTUR DATAINDO DESAK KPK USUT DUGAAN KERUGIAN NEGARA PROYEK JALAN KAPORO–CAPALULU SULA RP 45,5 MILIAR

Senin, 8 Juni 2026 - 03:17 WIT

Hasby Yusuf Kritik Pemotongan TKD: Daerah Bukan Pasien Pemerintah Pusat, Fiskal Harus Dikelola Secara Adil

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:17 WIT

Terima MRP Papua Barat, Hasby Yusuf Dorong Penguatan MRP

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:14 WIT

Masuk Timja RUU Pengelolaan Keuangan Haji, Hasby Yusuf: Dorong Tata Kelola Dana Haji yang Profesional dan Transparan

Senin, 25 Mei 2026 - 08:47 WIT

GMNI Malut Desak KPK Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan Trans Kie-Raha

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:31 WIT

DPP GMNI Mendesak Gubernur Maluku Utara untuk Turun Menyelesaikan Sengketa Agraria di Halut

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:19 WIT

SMIT Kecam Penetapan DPO Perempuan Adat di Halut: Negara Dinilai Lindungi Modal, Bukan Rakyat

Berita Terbaru

Opini

Hedging ala Prabowo: Perubahan Peta Impor Minyak Nasional?

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:46 WIT