Pemuda Obi Nilai Pemerintahan Bassam Kasuba Tak Transparan, Pembangunan Obi Dianggap Tertinggal

Sabtu, 17 Mei 2025 - 14:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Kritik keras disampaikan oleh Asyudin La masiha, Pemuda Obi, terhadap arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di bawah kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba. Ia menilai bahwa wilayah Obi seakan jauh dari prioritas pembangunan dan seolah tersisih dari radar kebijakan daerah.

“Sampai sejauh ini, di tahun 2025 yang sudah berjalan hampir setengah tahun, kami belum mengetahui secara jelas arah kebijakan pembangunan Halmahera Selatan yang difokuskan ke Obi. Ini tidak mencerminkan transparansi dan partisipasi publik,” ujar Asyudin dalam keterangannya, Sabtu (18/5/2025).

Menurutnya, seharusnya program pembangunan dari setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) disampaikan secara terbuka dan mengakomodir kebutuhan mendesak masyarakat Obi, yang selama ini belum menikmati pembangunan signifikan, meski sudah menjadi bagian dari Halsel selama 22 tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asyudin menyebut bahwa Obi menjadi tulang punggung pendapatan daerah, terutama dari sektor pertambangan dan minerba. Berdasarkan Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah Tahun 2025, disebutkan bahwa total dana yang dialokasikan ke Halmahera Selatan mencapai Rp 1,76 triliun, di mana sektor Minerba menyumbang lebih dari Rp 347 miliar.

“Dengan angka yang sebesar itu, seharusnya masyarakat Obi sudah bisa menikmati hasil pembangunan. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, pembangunan di Obi terasa stagnan,” tegasnya.

Menanggapi stagnasi pembangunan di Obi, Asyudin menyampaikan bahwa pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Obi bisa menjadi solusi strategis untuk percepatan pembangunan dan penguatan tata kelola lokal. Selain itu, ia juga menyarankan agar minimal 40% Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor minerba setiap tahun dialokasikan langsung ke Obi.

“Kalau alasan lambatnya pembangunan adalah keterbatasan anggaran, maka DOB Obi atau skema pengalokasian langsung DBH minerba ke wilayah Obi adalah jawaban paling rasional dan strategis,” katanya.

Asyudin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tidak bisa terus berlindung di balik retorika zonasi atau dapil politik, melainkan harus hadir dengan kebijakan nyata dan berdampak langsung kepada masyarakat, terutama di daerah penghasil seperti Obi.(red)

Komentar

Berita Terkait

Perusahan Personik Alik Daya Vendornya Shopee Express Cabang Tenate Digugat Secara Perdata & Pidana
Anatomi Pertambangan Indonesia (API) Desak ESDM dan KLH Cabut Izin IUP PT Adi Daya Tangguh di Kabupaten Pulau Taliabu
Ketua LPTQ : Ajang MTQ Lahirkan Bakat-Bakat Terbaik Mewakili Haltim Tingkat Provinsi
SMP Alkhairaat Tobelo Dorong Pendidikan Karakter Melalui PPDB 2026
Sekda Haltim Pimpin Rapat Exit Metting Bersama BPK Malut
Warga Galela Dorong Alkhairaat Buka Lembaga Pendidikan
KT&G TSPM Cabang Ternate Digugat ke Disnaker, Sengketa PHK Berpotensi Berlanjut ke Pengadilan
Sambut Kajari Baru, Central Pemuda Halmahera Desak Penuntasan Dugaan Korupsi Proyek Rumah Tematik senilai Rp11,3 Miliar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:27 WIT

Perusahan Personik Alik Daya Vendornya Shopee Express Cabang Tenate Digugat Secara Perdata & Pidana

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:06 WIT

Anatomi Pertambangan Indonesia (API) Desak ESDM dan KLH Cabut Izin IUP PT Adi Daya Tangguh di Kabupaten Pulau Taliabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:10 WIT

Ketua LPTQ : Ajang MTQ Lahirkan Bakat-Bakat Terbaik Mewakili Haltim Tingkat Provinsi

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:12 WIT

SMP Alkhairaat Tobelo Dorong Pendidikan Karakter Melalui PPDB 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:13 WIT

Warga Galela Dorong Alkhairaat Buka Lembaga Pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:21 WIT

KT&G TSPM Cabang Ternate Digugat ke Disnaker, Sengketa PHK Berpotensi Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:49 WIT

Sambut Kajari Baru, Central Pemuda Halmahera Desak Penuntasan Dugaan Korupsi Proyek Rumah Tematik senilai Rp11,3 Miliar

Senin, 4 Mei 2026 - 11:36 WIT

Bupati Haltim Letakan Batu Pertama Pembangunan Musolah Al-Jami

Berita Terbaru