Pasca RDP Komisi II DPR RI, Putra Daerah Desak Pemekaran Kepulauan Obi

Selasa, 29 April 2025 - 18:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com Halmahera Selatan –Pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR RI dan Dirjen Otonomi Daerah (OTDA) Kementerian Dalam Negeri, harapan masyarakat terhadap pencabutan moratorium pemekaran daerah kembali menguat. Salah satu wilayah yang kembali disorot adalah Kepulauan Obi di Provinsi Maluku Utara, yang sejak lama memperjuangkan pemekaran menjadi daerah otonomi baru (DOB).

Asyudin La Masiha, S.S., salah satu tokoh muda asal Kepulauan Obi, menyuarakan kembali aspirasi masyarakat untuk menjadikan Obi sebagai kabupaten sendiri. Ia menyebut perjuangan masyarakat Obi telah berlangsung sejak tahun 2007, bahkan dilakukan bersamaan dengan perjuangan pemekaran Morotai yang kini telah menjadi kabupaten mandiri.

“Empat tahun setelah Halmahera Selatan dimekarkan pada 2003, masyarakat Obi sudah mulai menuntut pemekaran. Kami lakukan berbagai cara, dari jalur politik hingga demonstrasi. Tahun 2011-2012 perjuangan itu kembali digelorakan, meski belum juga membuahkan hasil,” ujar Asyudin.

Menurutnya, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mewujudkan pemekaran Kepulauan Obi, mengingat potensi sumber daya alam yang besar namun belum tergarap optimal bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Ia menilai selama 22 tahun menjadi bagian dari Kabupaten Halmahera Selatan, Kepulauan Obi seolah hanya menjadi “dapur” yang terus menyuplai hasil tambang dan sumber daya lainnya, tanpa mendapatkan perhatian yang layak dalam pembangunan.

“Sudah saatnya Obi berdikari dalam mengelola kekayaannya sendiri. Dengan luas wilayah yang ada, sangat wajar bila pemerataan pembangunan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah kabupaten. Pemekaran adalah solusi strategis untuk menjawab persoalan itu,” tambahnya.

Mantan presma Unkhair ini juga juga menyoroti pentingnya sikap proaktif Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Menurutnya, dengan sinyal positif dari pemerintah pusat dan DPR RI terkait pencabutan moratorium, seharusnya pemerintah daerah segera membentuk Panitia Khusus (PANSUS) DOB dan intensif berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta pusat.”Kerja nyata itu bisa diukur dari keseriusan pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif.

“Jangan menutup mata, Obi sudah masuk daftar usulan pemekaran. Sekarang tinggal bagaimana pemerintah daerah menyikapi dengan langkah konkret,” tegasnya.

Dengan dicabutnya moratorium nantinya, diharapkan pemekaran Kepulauan Obi tidak hanya menjadi janji kosong, melainkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara secara menyeluruh.-(red)

Komentar

Berita Terkait

Ketua KONI Haltim Resmi Buka Turnamen Futsal Cup I SeOPMI
Diani Hastuti Tiwar Minta Maaf kepada Sahrir Tahir dan Gerindra Maluku Utara
Usai Periksa Kadis LH dan Menantu Bupati Halut, CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka Proyek Rp6,7 Miliar
Menatap Bupati Cup 2026, Kecamatan Bacan Teken Kontrak Kepelatihan dan Gelar Seleksi 3 Hari
Wakil Bupati Haltim Buka Pelatihan Wirausaha Muda Pramuka Penegak
Kasihan…!!! Di Pusat Pemerintahan Halmahera Selatan, Janda 5 Anak Hidup Tak Layak, Warga Desak Pemerintah Buka Mata
Ir. Muhdin: Negeri, Kuasa, dan Kapita Muda
Wakil Bupati Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi DPRD Terhadap Perubahan APBD 2026
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 00:33 WIT

Ketua KONI Haltim Resmi Buka Turnamen Futsal Cup I SeOPMI

Sabtu, 12 September 2026 - 11:19 WIT

Diani Hastuti Tiwar Minta Maaf kepada Sahrir Tahir dan Gerindra Maluku Utara

Jumat, 11 September 2026 - 13:14 WIT

Usai Periksa Kadis LH dan Menantu Bupati Halut, CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka Proyek Rp6,7 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 06:45 WIT

Wakil Bupati Haltim Buka Pelatihan Wirausaha Muda Pramuka Penegak

Sabtu, 5 September 2026 - 15:51 WIT

Kasihan…!!! Di Pusat Pemerintahan Halmahera Selatan, Janda 5 Anak Hidup Tak Layak, Warga Desak Pemerintah Buka Mata

Kamis, 3 September 2026 - 06:17 WIT

Ir. Muhdin: Negeri, Kuasa, dan Kapita Muda

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:17 WIT

Wakil Bupati Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi DPRD Terhadap Perubahan APBD 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:49 WIT

Warga Moti Meninggal, HMI Soroti Buruknya Layanan Kesehatan

Berita Terbaru

Regional

Ketua KONI Haltim Resmi Buka Turnamen Futsal Cup I SeOPMI

Senin, 14 Sep 2026 - 00:33 WIT