Harga Sembako Tak Beraturan di Desa, Masdar Mansur Temukan Masalah Serius Saat Reses di Dapil 3

Sabtu, 31 Mei 2025 - 01:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com Halmahera Selatan –31 Mei 2025Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Masdar Mansur, melakukan Reses ke-2 masa sidang ke-2 tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) 3. Dalam kunjungan ke 5 titik yang tersebar di 2 kecamatan dari 7 kecamatan. Masdar menemukan persoalan serius terkait harga sembako yang tidak beraturan dan cenderung fluktuatif di tingkat masyarakat.

Masdar yang menyasar sejumlah desa di wilayah Gane dan sekitarnya, mencatat bahwa harga kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, hingga telur ayam mengalami perbedaan signifikan antar desa, bahkan dalam satu kecamatan.

“Di satu desa harga beras bisa mencapai Rp16.000 per kilogram, sementara di desa tetangga hanya Rp13.000. Ini bukan soal kelangkaan, tapi distribusi yang tidak merata dan lemahnya pengawasan harga,” ungkap Masdar kepada warga dalam dialog terbuka di salah satu desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga juga mengeluhkan minimnya keberadaan pasar desa dan ketergantungan pada pedagang pengecer dari luar wilayah, yang seringkali mematok harga tinggi tanpa kontrol. Menurut Masdar, kondisi ini berpotensi memperburuk ketimpangan ekonomi di desa-desa terpencil.

Menanggapi temuan tersebut, Masdar menegaskan bahwa dirinya akan membawa masalah ini ke forum DPRD dan mendorong pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, untuk segera menindaklanjuti. Ia akan mengusulkan agar ada pemantauan dari dinas terkait agar ada optimalisasi pasar rakyat sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok.

“Kami akan kawal agar distribusi sembako lebih merata dan harga-harga bisa distabilkan. Ini kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Reses ini menjadi cermin nyata permasalahan yang dihadapi warga di akar rumput dan pentingnya sinergi antara pemerintah dan DPRD untuk menghadirkan solusi yang berpihak kepada rakyat.(red)

Komentar

Berita Terkait

Kejati Malut Tetapkan Aliong Mus Tersangka Korupsi Proyek Istana Daerah Pulau Taliabu
Aliong Mus Klaim Tak Tahu Proyek Isda Rp17,5 Miliar, Sidang Korupsi di Tipikor Ternate Kian Menarik Perhatian
Pemda Halteng Waspadai Efek Pemangkasan RKAB, PHK Pekerja Tambang Mulai Dipantau
Disnakertrans Halteng Gelar Capacity Building Serikat Pekerja, Dorong Hubungan Industrial yang Harmonis
Hajad Kabupaten Halmahera Timur ke-23, Dibalik Angka-Angka!
Kisruh Rekomendasi HIPMI Halut, Ketua Bidang angkat Bicara
Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup”, Wabup Halmahera Tengah Tutup MTQ ke-XI di Patani Barat
“Orang Kao Dipaksa Jadi Tersangka di Tanahnya Sendiri”
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:47 WIT

Kejati Malut Tetapkan Aliong Mus Tersangka Korupsi Proyek Istana Daerah Pulau Taliabu

Senin, 25 Mei 2026 - 08:40 WIT

Aliong Mus Klaim Tak Tahu Proyek Isda Rp17,5 Miliar, Sidang Korupsi di Tipikor Ternate Kian Menarik Perhatian

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:52 WIT

Pemda Halteng Waspadai Efek Pemangkasan RKAB, PHK Pekerja Tambang Mulai Dipantau

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:43 WIT

Disnakertrans Halteng Gelar Capacity Building Serikat Pekerja, Dorong Hubungan Industrial yang Harmonis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:04 WIT

Kisruh Rekomendasi HIPMI Halut, Ketua Bidang angkat Bicara

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:47 WIT

Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup”, Wabup Halmahera Tengah Tutup MTQ ke-XI di Patani Barat

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:39 WIT

“Orang Kao Dipaksa Jadi Tersangka di Tanahnya Sendiri”

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:57 WIT

Bupati Haltim Koordinasi Persoalan Pertambangan di Kementrian ESDM

Berita Terbaru