FORMAPAS Malut Desak Kejagung Eksaminasi dan KPK Supervisi Kasus KM Halsel XPress

Selasa, 14 April 2026 - 06:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Jakarta — Pengurus Pusat FORMAPAS MALUT mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengambil langkah tegas terhadap mandeknya penanganan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal cepat KM Halsel XPress.

Desakan tersebut disampaikan menyusul belum adanya perkembangan berarti pasca putusan praperadilan yang membatalkan penghentian penyidikan (SP3) dalam kasus yang telah bergulir sejak 2006 itu. Kondisi ini dinilai memunculkan pertanyaan serius terkait komitmen penegakan hukum, khususnya di Maluku Utara.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah PP FORMAPAS MALUT, Brayen Putra Lajame, menegaskan bahwa eksaminasi terhadap penanganan perkara merupakan langkah yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, hal tersebut telah diatur dalam pedoman internal kejaksaan dan menjadi bagian dari tanggung jawab institusional.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Putusan praperadilan bersifat final dan mengikat. Jika tidak ditindaklanjuti, maka itu mencederai asas kepastian hukum dan menunjukkan lemahnya komitmen penegakan hukum,” ujarnya.

Selain itu, FORMAPAS MALUT juga mendorong KPK untuk menjalankan fungsi supervisi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Mereka menilai adanya potensi hambatan di luar aspek hukum yang menyebabkan proses penyidikan tidak berjalan maksimal.

Dalam pernyataan sikapnya, FORMAPAS MALUT menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, meminta Jaksa Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) atau Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) melakukan eksaminasi terhadap kinerja Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dalam menangani perkara tersebut. Kedua, mendesak KPK untuk melakukan supervisi dan monitoring secara intensif. Ketiga, meminta Kejati Maluku Utara segera memberikan kepastian hukum dan menghentikan praktik penanganan perkara yang berlarut-larut.

Sebagai bentuk tekanan publik, FORMAPAS MALUT berencana menggelar aksi demonstrasi di Jakarta dalam waktu dekat. Aksi tersebut akan menyasar Gedung Kejaksaan Agung dan kantor KPK sebagai upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Ini bukan sekadar perkara hukum biasa, tetapi menyangkut integritas penegakan hukum di daerah,” tegas Brayen(red)

Komentar

Berita Terkait

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Berita Terbaru