Yayasan STI Desak Negara Tidak Boleh Lalai Mengelolah Lintas Batas Negara

Kamis, 15 Mei 2025 - 05:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Freni Lutruntuhluy, Dewan Penasehat Yayasan Suara Timur Indonesia (kiri) dan Presiden Prabowo Subianto)

Freni Lutruntuhluy, Dewan Penasehat Yayasan Suara Timur Indonesia (kiri) dan Presiden Prabowo Subianto)

[JAKARTA] – Semangat Presiden Prabowo Subianto untuk membangun wilayah perbatasan sudah seharusnya didukung dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) agar lebih jelas terlihat ada keseriusan negara dalam membangun rakyat di beranda negara. Setidak-sitdaknya agar negara tidak lalai menjaga keutuhan NKRI ditengah berbagai potensi gangguan politik dan keamanan.

Dewan Pembina Yayasan Suara Timur Indonesia (STI), Freni Lutrun, kepada media di Jakarta, kamis (15/05) mengingatkan negara soal itu agar negara tidak bekerja asal-asal khususnya dalam mengelolah Pos Lintas batas negara (PLBN) maupun pelayanan bari rakyat yang melintasi ke negara lain.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 2015 sampai 2024 telah dibangun 15 PLBN, 7 PLBN dibangun di 2015-2019 dan delapan PLBN dibangun 2020-2024, tahun 2025 mestinya lebih ditambah khususnya di wilayah yang terbilang lebih membutuhkan seperti sontoh Papua”, ungkapnya.

Dia menjelaskan, dipemerintahan Jokowi semangat untuk memperkuat keutuhan NKRI melalui Pembangunan PLBN itu kemudian dilanjutkan Prabowo namun hal itu baiknya diatur dalam perpres sehingga lebih jelas dan terukur progresnya.

“Harus kita pahami bahwa keberadaan PLBN Terpadu ini agar dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Indonesia yang ingin melintasi perbatasan, kemudian juga untuk meningkatkan keamanan wilayah perbatasan, dan mendorong pertumbuhan sentra ekonomi baru. Disinilah harus dipahami baik-baik”, tegasnya.  

Dirinya mengingatkan agar focus pemerintah juga lebih kepada daerah-daerah yang berpotensi konflik sosial dan politik, misalkan saja di Papua Pegunungan yang juga merupakan wilayah NKRI berbatasan dengan Papua New Guinea. Daerah ini ia menilai ada ketidakseriusan pemerintah membangun PLBN disana.

Yayasan ini juga mendorong agar presiden Prabowo menetapkan PLBN melalui Perpres. Sedankan PLBN di Papua di fokudkan kepada Pegunungan Bintang, yakni Diki, Atoam, di distrik Tarub yang menghubungkan Tabubil PNG.

Hal lain yang tidak kalah pentig adalah Yayasan STI menilai alur perencanaan Pembangunan PLBN melalui BNPB yang adalah Lembaga dibawah Kemendagri kemudian proses penetapan lokasi PLBN kemudian bangun oleh Kementerian PU adalah alur perencanaan yang terlalu jauh dan berbelit-belit sehingga Paraturan Presiden segera diterbitkan untuk secara konkrit alur perencanaan maupun pembangunannya.

Satu-satunya Kabupaten Pegunungan Bintang yang berbatasan dgn PNG patut untuk dipercepat proses pembangunannya. (tim-red)

Komentar

Berita Terkait

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang
Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda
Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas
“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:35 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:04 WIT

Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:11 WIT

Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:48 WIT

“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:46 WIT

DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI

Berita Terbaru

Opini

Dirgahayu RI, Merdeka dari Mafia Kerah Putih

Senin, 17 Agu 2026 - 13:30 WIT