tajukmalut.com | Halmahera Tengah 28 Juli 2025– Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati pada Senin (28/7/2025). Di hadapan para ASN dan PTT, ia menegaskan pentingnya penyelesaian program kerja tahun berjalan sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah yang dipercayakan masyarakat.
Dalam arahannya, Wakil Bupati meminta seluruh pimpinan OPD untuk segera mengevaluasi progres kegiatan masing-masing. Ia menekankan bahwa percepatan realisasi program bukan hanya soal administrasi, melainkan menyangkut kebermanfaatan langsung bagi rakyat.
“Apa yang sudah kita rancang dalam perencanaan harus segera diwujudkan di lapangan. Jangan sampai tertunda atau mandek. Ini bagian dari komitmen pelayanan publik,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyerukan pentingnya disiplin, integritas, dan profesionalisme sebagai fondasi etos kerja ASN. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus ditanamkan sebagai budaya birokrasi, bukan sekadar formalitas seremonial.

“Hari Senin adalah titik awal pekan kerja, sedangkan Jumat adalah waktu refleksi. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk menunjukkan kinerja nyata,” ujarnya.
Wakil Bupati turut menyoroti pentingnya penyelesaian laporan inovasi dan progres Monitoring Center for Prevention (MCP) dari setiap OPD. Ia memberikan batas waktu hingga 2 Agustus 2025 sebagai tenggat final penyampaian dokumen tersebut.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan keprihatinannya atas tingkat kehadiran ASN dalam apel, seraya mengingatkan pentingnya rasa empati dan syukur dalam menjalani tugas sebagai pelayan negara.

“Masih banyak saudara kita yang berjuang untuk hidup. Ada anak-anak yang ke sekolah tanpa sarapan, ada warga yang sakit dan tak tahu harus berobat ke mana. Sementara kita, sebagai ASN, memiliki fasilitas dan penghasilan. Maka mari kita syukuri itu dengan bekerja sebaik-baiknya,” pesannya.
Di akhir sambutan, Ahlan Djumadil menegaskan bahwa menjadi ASN adalah pilihan sadar dan sukarela yang harus dijalani dengan dedikasi penuh.
“Tidak ada yang memaksa kita menjadi ASN. Ini jalan yang kita pilih sendiri, maka jalani dengan keikhlasan dan rasa tanggung jawab,” tutupnya.(red)










