tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Sebuah pemandangan tak biasa terekam di Kecamatan Obi, tepatnya di Desa Laiwui, Halmahera Selatan. Sebuah foto yang viral di media sosial menunjukkan satu unit mobil angkutan kota (angkot) berwarna biru muda tengah diangkut menggunakan perahu kayu tradisional di tengah laut.
Perahu yang biasanya digunakan untuk aktivitas nelayan lokal ini tampak diubah fungsinya untuk mengangkut kendaraan roda empat menyeberangi perairan yang memisahkan pulau-pulau di wilayah tersebut. Dalam foto yang beredar, terlihat dua orang yang mengendalikan perahu dari depan dan belakang, sementara angkot tersebut terparkir rapi di atasnya.
Kejadian ini menjadi sorotan karena menunjukkan keterbatasan akses infrastruktur transportasi antarwilayah di Halmahera Selatan, khususnya di Pulau Obi. Warga setempat menyebut ini sebagai hal biasa karena belum tersedianya fasilitas dermaga dan kapal ferry yang memadai untuk kendaraan bermotor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini sudah biasa kalau di Obi, kalau tidak begini, angkot tidak bisa sampai ke kampung,” ujar salah satu warga yang mengunggah foto tersebut di media sosial.
Momen ini tidak hanya mengundang decak kagum, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah kepulauan, khususnya di Maluku Utara.
Pemerintah daerah diharapkan dapat menindaklanjuti kondisi ini sebagai prioritas, demi menunjang mobilitas warga dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.(red)









