SP2HP Diduga Fiktif, Aliansi Garda Kubung Desak Kasiwas Polres Halsel Bongkar “Bangkai” Kasus Dana Desa Kubung

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan, 17 Juli 2026 – Setahun lebih kasus dugaan korupsi Dana Desa Kubung TA 2023-2024 mangkrak di Polres Halmahera Selatan. Kesabaran warga habis.

Hari ini Aliansi Garda Kubung resmi melayangkan surat keberatan ke Kapolres Halsel melalui Kasiwas. Bukan hanya soal lambat. Tapi ada yang lebih busuk: dugaan SP2HP fiktif.

Berdasarkan penelusuran langsung ke warga, Aliansi menemukan kejanggalan fatal.

Beberapa nama yang disebut dalam SP2HP sebagai “sudah dimintai keterangan” oleh Unit Tipikor, faktanya justru berteriak:

“Kami tidak pernah terima surat panggilan. Tidak pernah ke Polres. Tidak pernah diperiksa.”

“Kalau ini benar, kita tidak sedang bicara soal keterlambatan berkas. Kita sedang bicara soal kebohongan dalam dokumen resmi negara. Ini penghinaan terhadap hukum,” tegas Ringgo Larengsi, SH.,SKM.,MKM, Ketua Aliansi Garda Kubung.

Perkara ini dilaporkan sejak 2025 dengan nomor STPL/406/VIII/2025/SPKT.
Hingga Juli 2026, belum ada penetapan tersangka. Belum ada kejelasan. Yang ada hanya SP2HP yang isinya dipertanyakan.

“Penundaan sepanjang ini melukai rasa keadilan. Masyarakat mulai bertanya: ada apa di balik mandeknya kasus ini? Komitmen berantas korupsi di Halsel di mana?” ujar Ringgo.

Aliansi menegaskan, Kasiwas bukan tukang terima surat. Kasiwas punya fungsi pengawasan melekat.

“Kami desak Kasiwas segera lakukan investigasi internal. Periksa penyidiknya. Periksa berkasnya. Periksa SP2HP itu. Profesional atau tidak, buktikan,” desak Ringgo.

Menurutnya, jika terbukti ada oknum bermain, maka harus dievaluasi. Tanpa pandang bulu.

Aliansi tidak main-main. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata dari pengawasan internal Polres Halsel, maka kasus ini akan dibawa naik.

“Kami akan bawa ke Polda Maluku Utara, Ombudsman RI, dan Kompolnas. Biar diperiksa secara independen. Kami akan kawal sampai tuntas,” ancamnya.

Ringgo menutup pernyataannya dengan:

“Masyarakat tidak minta istimewa. Masyarakat cuma minta satu: hukum ditegakkan jujur, profesional, tanpa kompromi. Diam bukan pilihan saat kepercayaan publik sedang dipertaruhkan.”(red)

Komentar

Berita Terkait

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Minggu, 27 September 2026 - 05:55 WIT

‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung

Berita Terbaru