Buka Rakor GTRA 2026, Bupati Ubaid Yakub Tekankan Kepastian Hukum Lahan

Senin, 13 Juli 2026 - 01:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di kantor Bupati, Senin (13/7/2026).

Rapat Koordinasi tersebut dipimpin langsung Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, turut hadir Sekretaris Daerah Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat, Kapolres, AKBP. Boby Kusuma Ardiansyah, Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Haltim, Ikin Sodikin, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Haltim.

Bupati Ubaid Yakub dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak, khususnya BPN Halmahera Timur dan instansi vertikal lainnya, atas sinergi dan bimbingan yang terus diberikan.

Ubaid menegaskan bahwa pelaksanaan Rakor GTRA ini memiliki nilai yang sangat strategis seiring dengan pesatnya pembangunan dan bertambahnya jumlah penduduk di Kabupaten Haltim.

“Persoalan reforma agraria ini tidak sebatas pada berapa banyak sertifikat yang diterbitkan atau dibutuhkan. Esensi utamanya adalah bagaimana menegaskan kepemilikan, penguasaan, dan pemanfaatan tanah secara nyata, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar, Ubaid.

Ubaid juga mengatakan, sebagai daerah yang menjadi basis pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), Haltim menghadapi tantangan tersendiri. Di satu sisi, pemerintah daerah berkewajiban penuh mendukung program strategis Presiden dan Wakil Presiden. Namun di sisi lain, hak-hak dan kepentingan masyarakat lokal atas ruang hidup mereka juga harus mendapatkan atensi yang luar biasa.

Lebih lanjut, Ubaid mencontohkan realita di lapangan, di mana terdapat beberapa desa tua yang sudah berdiri lama, serta pemukiman masyarakat transmigrasi dan komunitas adat terpencil yang dibangun oleh Dinas Sosial, namun hingga kini masyarakatnya belum mendapatkan kepastian hukum atas tanah mereka. Hal ini terjadi karena wilayah tersebut terindikasi masuk dalam kawasan hutan (HPK/Hutan Produksi Konversi) berdasarkan pemetaan BPKH.

“Masyarakat kita di sana tidak bisa mendapatkan kepastian hak atas tanah dan perkebunan mereka karena benturan status kawasan ini. Bahkan pemerintah daerah pun ketika ingin membangun fasilitas sosial dan infrastruktur seringkali diperhadapkan pada kendala regulasi kawasan,” jelasnya.

Menyikapi tantangan tersebut, Bupati Ubaid Yakub meminta dukungan penuh dari Kementerian ATR/BPN, BPKH Wilayah Manado, serta instansi terkait untuk bersama-sama mencarikan solusi dan jalan keluar yang bijak melalui kerangka Reforma Agraria.

“Kita ingin membangun untuk kesejahteraan rakyat, tetapi jangan sampai niat baik ini terhambat oleh benturan aturan yang kaku. Melalui rakor hari ini, mari kita gandeng tangan, satukan persepsi, agar pembangunan Halmahera Timur berada pada jalur yang sesungguhnya dan kepastian hukum tanah rakyat benar-benar terwujud,” pungkasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Minggu, 27 September 2026 - 05:55 WIT

‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung

Berita Terbaru