‎Respon Keluhan Petani Budidaya, DKP Haltim Temukan Kejanggalan Rumput Laut di Desa Fayaul

Jumat, 21 November 2025 - 02:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎tajukmalut.com | Halmahera Timur – Keluhan para petani budidaya rumput laut di desa Fayaul, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, direspon cepat oleh Pemerintah Daerah Haltim melalui Dinas Kelautan dan Perikanan.

Keluhan petani budidaya rumput laut tersebut, disebabkan rumput laut diduga tercemar dari aktivitas tambang di Jetty PT. Jaya Abadi Semesta (PT. ARA) dan berdampak pada hasil produksi rumput laut.

DKP Haltim dipimpin oleh Sekretaris DKP Haltim Salam Yakub didampingi Kepala Bidang Budidaya M. Dasim serta dua staf teknis langsung meninjau areal budidaya rumput laut di desa Fayaul, Kamis 20 November 2025.

Dari peninjauan areal rumput laut ditemukan diantatanya, rumput laut tampak membusuk, tidak menunjukan tanda-tanda pertumbuhan, rumput laut bintik-bintik hitam, perairan terlihat keruh dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
‎
‎Terlihat Tim DKP mengambil sampel rumput laut untuk dijadikan sebagai bahan dianalisis lebih lanjut guna memastikan jenis penyakit maupun dugaan kontaminasi air laut.
‎
‎Kondisi rumput laut yang membusuk, keruhnya air, dan munculnya gejala langka pada tanaman semakin menguatkan dugaan masyarakat bahwa kerusakan ini bukan terjadi secara alami, namun didugaan pencemaran dari aktivitas tambang di Jetty PT. JAS.
‎
‎Dari hasil pemantauan tersebut, petani budidaya rumput laut meminta PT. JAS bertanggung jawab terhadap dampak ekologis yang terjadi, apalagi kerugian ekonomi para petani kini telah mencapai level memprihatinkan.

‎“Kalau laut sudah tercemar, kami mau hidup dari mana lagi, dan kami berharap hasil analisa tidak menjadi laporan teknis, namun harua ada langkah tegas dari Pemda Haltim,” kata,” Salim salah satu petani budidaya rumput laut.

Tim inpeksi yang dipimpin Sekretaris DKP Haltim, Salam Yakub tidak memberikan penjelasan dengan alasan akan disampaikan langsung oleh kepala DKP Haltim.

‎Terpisah Kepala DKP Haltim, Hadijah Talib ketik dikonfirmasi melalui via whatsapp mengatakan, hasil dari inpeksi terhadap rumput laut di desa Fayaul tersebut akan dirapatkan bersama deng tim.

“Besok (Jumat) saya akan rapat bersama tim yang turun ke lapangan, setelah itu baru saya infokan kelanjutannya.” singkat, Hadijah.(red)

Komentar

Berita Terkait

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Berita Terbaru