tajukmalut.com | Halmahera Timur – Keluhan para petani budidaya rumput laut di desa Fayaul, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, direspon cepat oleh Pemerintah Daerah Haltim melalui Dinas Kelautan dan Perikanan.
Keluhan petani budidaya rumput laut tersebut, disebabkan rumput laut diduga tercemar dari aktivitas tambang di Jetty PT. Jaya Abadi Semesta (PT. ARA) dan berdampak pada hasil produksi rumput laut.
DKP Haltim dipimpin oleh Sekretaris DKP Haltim Salam Yakub didampingi Kepala Bidang Budidaya M. Dasim serta dua staf teknis langsung meninjau areal budidaya rumput laut di desa Fayaul, Kamis 20 November 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari peninjauan areal rumput laut ditemukan diantatanya, rumput laut tampak membusuk, tidak menunjukan tanda-tanda pertumbuhan, rumput laut bintik-bintik hitam, perairan terlihat keruh dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Terlihat Tim DKP mengambil sampel rumput laut untuk dijadikan sebagai bahan dianalisis lebih lanjut guna memastikan jenis penyakit maupun dugaan kontaminasi air laut.
Kondisi rumput laut yang membusuk, keruhnya air, dan munculnya gejala langka pada tanaman semakin menguatkan dugaan masyarakat bahwa kerusakan ini bukan terjadi secara alami, namun didugaan pencemaran dari aktivitas tambang di Jetty PT. JAS.
Dari hasil pemantauan tersebut, petani budidaya rumput laut meminta PT. JAS bertanggung jawab terhadap dampak ekologis yang terjadi, apalagi kerugian ekonomi para petani kini telah mencapai level memprihatinkan.
“Kalau laut sudah tercemar, kami mau hidup dari mana lagi, dan kami berharap hasil analisa tidak menjadi laporan teknis, namun harua ada langkah tegas dari Pemda Haltim,” kata,” Salim salah satu petani budidaya rumput laut.
Tim inpeksi yang dipimpin Sekretaris DKP Haltim, Salam Yakub tidak memberikan penjelasan dengan alasan akan disampaikan langsung oleh kepala DKP Haltim.
Terpisah Kepala DKP Haltim, Hadijah Talib ketik dikonfirmasi melalui via whatsapp mengatakan, hasil dari inpeksi terhadap rumput laut di desa Fayaul tersebut akan dirapatkan bersama deng tim.
“Besok (Jumat) saya akan rapat bersama tim yang turun ke lapangan, setelah itu baru saya infokan kelanjutannya.” singkat, Hadijah.(red)









