Rakyat Menuntut Keadilan: Kasus Pemerkosaan Anak di Desa Buton, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Rabu, 9 Juli 2025 - 04:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan 9 Juli 2025– Gelombang kemarahan dan tuntutan keadilan datang dari masyarakat Halmahera Selatan, khususnya Desa Buton, Kecamatan Obi. Seorang anak perempuan di bawah umur menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh enam orang pelaku. Meski laporan telah dilayangkan, hingga kini para pelaku masih belum ditangkap dan bebas berkeliaran.

Korban adalah anak dari pasangan Kariati Ladjaila (Wasiama) dan Ode Nasri. Kasus ini telah mengguncang hati nurani masyarakat, sebab korban yang seharusnya fokus pada pendidikan dan masa depan, justru harus menanggung luka mendalam akibat tindakan biadab dan tidak manusiawi.

Pihak keluarga korban menyatakan kekecewaannya terhadap penanganan kasus oleh aparat penegak hukum. Mereka menuding adanya kelambanan, bahkan dugaan mediasi sepihak oleh oknum aparat yang justru berpotensi mengaburkan jalannya keadilan.

“Kami sudah cukup bersabar. Tapi hari ini, kesabaran itu habis. Bila hingga Minggu, 13 Juli 2025, pelaku tidak juga ditangkap, kami akan lakukan boikot terhadap Polsek Obi. Kami akan cari sendiri para pelaku,” tegas salah satu perwakilan keluarga.

Dalam seruan terbuka, keluarga korban bersama masyarakat menuntut:

  1. Penangkapan dan proses hukum tegas terhadap seluruh pelaku.
  2. Pencopotan oknum aparat yang terlibat dalam upaya mediasi kasus.
  3. Transparansi penuh atas proses hukum kasus ini ke publik.
  4. Jaminan perlindungan serta pemulihan fisik dan psikologis korban.

Masyarakat menilai, diamnya institusi penegak hukum sama saja dengan membiarkan kekerasan terhadap anak terus terjadi. Mereka menyerukan bahwa diam adalah bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai keadilan.

“Aksi damai akan terus dilakukan hingga keadilan benar-benar ditegakkan. Ini bukan hanya soal satu anak. Ini tentang keberanian kita melawan ketidakadilan yang sistemik,” ujar salah satu orator aksi.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak bahwa perlindungan anak bukan hanya retorika, melainkan tanggung jawab nyata. Keluarga korban berharap aparat tidak lagi menutup mata dan segera bertindak sebelum kepercayaan masyarakat benar-benar hilang.

“Jika hari ini kita diam, besok mungkin anak kita yang menjadi korban,” begitu pesan yang disampaikan dalam spanduk aksi.(red)

Komentar

Berita Terkait

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat
Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan
HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:18 WIT

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIT

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Berita Terbaru

Regional

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Senin, 5 Okt 2026 - 12:20 WIT