PT. JAS Diminta Jaga Komitmen, Ambruk Desa Fayaul Kawal Hasil Kesepakatan

Minggu, 23 November 2025 - 08:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – PT. Jaya Abadi Semesta (PT. JAS) diminta menjaga komitmen terhadap hasil kesepakatan antara Manajemen PT. JAS bersama perwakilan Aliansi Masyarakat Budidaya Rumput Laut (Ambruk) desa Fayaul, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur.

PT. JAS diminta komitmen terhadap hasil kesepakatan tersebut, karena berdasarkan dari pertemuan di aula Office PT. JAS antara Ketua Teknik Tambang (KTT) Pradiktya didampingi wakil TT Nur Alfan bersama Ambruk, Minggu 23 November 2023.

Pertemuan tersebut, Ambruk menyampaikan dua tuntutan diantaranya ganti rugi lahan atau kompenisasi atas rumput laut, dan dimasukanya desa Fayaul sebagai binaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan mendapat jawaban dari KTT PT. JAS.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kordinator Lapangan Julfian Wahab mengatakan, AMBRUK telah menyampaikan tuntutan kepada Manajemen perusahan, terutama ganti rugi atau kompensasi atas kerusakan rumput laut.

Mengenai ganti rugi dan kompensasi atas rumput laut di desa Fayaul, akan didiskusikan lebih lanjut, dan insentif dengan tim eksternal PT. JAS pada Minggu pertama di bulan Desember 2025,” kata, Julfian.

Ia juga menjelaskan, untuk tuntutan bahwa desa Fayau masuk dalam desa binaan PPM, dimana PT. JAS menanggapi bahwa desa Fayaul menjadi salah satu desa binaan PPM.

‎”Dari hasil hering yang sudah kami sepakati, AMBRUK akan tetap melakukan pengawalan sesuai dengan isi kesepakatan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, terkait pembayaran kompensasi kerugian ekonomi masayarakat budidaya rumput laut, sikap AMBRUK tetap sama itu harga mati yang tidak bisa ditawar PT JAS.

Ketika PT JAS mencoba coba melanggar hasil kesepakatan, maka aksi demonstrasi akan dilakukan lagi,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Manajemen PT. ARA belum memberikan tanggapan.

Untuk diketahui, warga masyarakat desa Fayaul yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Budidaya Rumput Laut (AMBRUK) menuntut kepada Manajemen perusahan tambang PT. Jaya Abadi Semesta (PT. JAS) agar bertanggung jawab atas kerusakan rumput laut yang didugaan pencemaran limbah atas aktivitas bongkar muat diareal Jetty PT. JAS.(red)

Komentar

Berita Terkait

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang
Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda
Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas
“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:35 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:04 WIT

Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:11 WIT

Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:48 WIT

“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:46 WIT

DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI

Berita Terbaru

Opini

Dirgahayu RI, Merdeka dari Mafia Kerah Putih

Senin, 17 Agu 2026 - 13:30 WIT