tajukmalut.com | Halmahera Selatan Puluhan warga dari lima desa yang berada di ibu kota Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Senin (30/6/2025), menggelar aksi unjuk rasa di kantor PDAM Unit Obi. Massa secara tegas menyatakan penolakan atas kebijakan Direktur Utama PDAM terkait kenaikan tarif air bersih yang dinilai tidak wajar dan memberatkan masyarakat.
Dalam aksinya, warga menempelkan sejumlah spanduk bertuliskan “Pelayanan Ditutup” dan “Masyarakat Obi Boikot Pembayaran” di pintu dan jendela kantor PDAM. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pelayanan PDAM yang selama ini dinilai tidak maksimal, namun justru disertai kebijakan menaikkan tarif secara sepihak.
Koordinator lapangan aksi, Yusran Dais, dalam orasinya menegaskan bahwa kebijakan kenaikan harga air bersih tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi warga dan kualitas pelayanan yang belum memadai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menolak secara tegas kenaikan tarif PDAM di Obi karena kenaikan ini tidak wajar dan memberatkan masyarakat. Pelayanan air bersih saja belum optimal, tiba-tiba tarif dinaikkan begitu tinggi,” tegas Yusran.
Ia juga meminta pemerintah daerah segera turun langsung ke Obi untuk mengevaluasi kebijakan PDAM.
“Kami mendesak Bupati Halmahera Selatan bersama DPRD agar segera mungkin datang melihat langsung kondisi PDAM di Obi. Jangan biarkan rakyat dibebani kebijakan yang merugikan,” lanjutnya.
Aksi unjuk rasa yang berlangsung damai ini diwarnai penempelan poster boikot pembayaran rekening air hingga tuntutan pencopotan jabatan Direktur Utama PDAM jika kebijakan tersebut tidak segera dibatalkan.

Massa menegaskan, apabila tidak ada langkah konkret dari pemerintah kabupaten dan DPRD, mereka akan melakukan aksi lanjutan dengan skala lebih besar.
Tanggapan Direktur PDAM Halmahera Selatan saat ditemui awak media ini mengatakan bahwa tarif air di Obi itu sudah dilakukan sesuai dengan kentuan.
“Sistem tarif air sudah kami laksanakan sesuai ketentuan. Kami juga berdasar pada SK Bupati 186 Tahun 2022 tentang penetapan tarif air minum pada perusahaan air minum Kabupaten Halmahera Selatan” Tandasnya.
“Jika menurut masyarakat Obi tarif harga mahal, kemungkinan ada kebocoran pipa yang mengakibatkan pencatatan tarif berbasis digital membaca itu sebagai pemakaian.” Lanjutnya.
Pihak PDAM secara kelembgaan akan membantu masyarakat dakam hal penyaluran air yang adil dan merata.(red)









