tajukmalut.com | Halmahera Timur – Ketua Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) Halmahera Movemenent, Nanang Suaib memberikan dukungan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Haltim dalam percepatan kepemilikan Izin Usaha Pertambangan (IUP).
Menurut mantan ketua Ansor Haltim bahwa Kabupaten Haltim memiliki sumberdaya alam khususnya pertambangan, namun belum berdampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Gagasan percepatan pembangunan Haltim, harus didukung dan ikut mendorong kepada pemerintah daerah, bahwa BUMD perlu adanya perecapatan IUP,” kata, Nanag pada Senin 24 November 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menjelaskan, salah satu masalah dibentuknya BUMD oleh pemerintah daerah tidak memiliki IUP dan selama ini hanya mendapat kuota penunjukan dari Antam dan di sub ke kontraktor dengan sistem bagi hasil. Metode ini suda harus di ganti, karena sumeber daya manusia BUMD yang suda memadai.
“Percepatan IUP BUMD ini muncul, dengan membaca hasil ekspor Malut berada pada posisi sebagai salah satu pusat produksi nikel terbesar di dunia satu tahun kita kita eksport 154 triliun dari Hasil Smelter di Malut. Bisa di bayangkan jika BUMD Haltim kita yang produksi sendiri, tentu daerah kita bisa cepat mengalami perubahan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jika BUMD memilki hak penguasaan tambang, maka Haltim akan mandiri maju pesat ekonominya. Untuk BUMD harus di jadikan instrumen utama Pemda Haltim meningkatkan kemandirian Fiskal dan penggerak ekonomi lokal melalui koperasi merah putih.
“Agar kehadiran BUMD dapat mengatasi ketimpangan pembangunan kita, tidak lagi bergantung pada Dana bagi Hasil (DBH). Maka BUMD kita harus diperkuat,” pungkasnya.(red)










