Hasby Yusuf: Penetapan Sultan Zainal Abidin Syah sebagai Pahlawan Nasional Tegaskan Peran Tidore dalam Menjaga Keutuhan NKRI

Senin, 10 November 2025 - 10:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Jakarta, 10 November 2025 — Anggota DPD RI asal Maluku Utara, Hasby Yusuf, menyampaikan apresiasi mendalam atas penetapan Sultan Zainal Abidin Syah sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia. Penetapan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional, 10 November 2025, dan menjadi catatan sejarah penting bagi masyarakat Maluku Utara, khususnya Kesultanan Tidore.

Menurut Hasby, pengakuan negara terhadap Sultan Zainal Abidin Syah merupakan bentuk penghormatan atas jasanya dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia, terutama dalam memperjuangkan agar Irian Barat (Papua) tetap berada dalam pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Alhamdulillah, hari ini bangsa ini menegaskan kembali kebenaran sejarah. Sultan Zainal Abidin Syah akhirnya mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Ini bukan hanya kebanggaan bagi Kesultanan Tidore, tetapi juga kemenangan moral bagi seluruh rakyat Maluku Utara,” ujar Hasby Yusuf di Jakarta.

Hasby menjelaskan bahwa Sultan Zainal Abidin Syah, sebagai Gubernur Irian Barat pertama, memainkan peran strategis melalui diplomasi politik dan pendekatan persatuan yang visioner, sehingga menjadi figur penting dalam menjaga keutuhan wilayah Indonesia di era awal kemerdekaan.

“Beliau adalah teladan nasionalisme yang berakar pada kebijaksanaan dan pengorbanan. Sultan Zainal Abidin Syah bukan hanya pahlawan Tidore, tetapi pahlawan bagi Indonesia,” tegasnya.

Hasby menyampaikan penghargaan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, dan Dewan Gelar Pahlawan Nasional atas kerja keras dalam memproses usulan tersebut. Ia menegaskan bahwa DPD RI juga turut mengawal proses pengusulan ini bersama Pemerintah Daerah, Kesultanan Tidore, dan masyarakat.

Hasby juga memberikan apresiasi khusus kepada Sultan Tidore Husain Alting Sjah, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, dan Pimpinan DPRD Kota Tidore Kepulauan yang konsisten memperjuangkannya sejak awal.

Hasby menegaskan bahwa penetapan ini adalah kelanjutan dari mata rantai perjuangan panjang Kesultanan Tidore dalam melawan penjajahan dan menjaga kedaulatan bangsa. Ia menyoroti kesinambungan nilai perjuangan dari:

  • Sultan Nuku Muhammad Amiruddin Syah, pemimpin perlawanan terhadap kolonialisme Belanda,
  • Haji Salahuddin bin Talabuddin, tokoh nasionalis Maluku Utara di masa kemerdekaan,
  • hingga Sultan Zainal Abidin Syah sebagai penjaga keutuhan NKRI melalui diplomasi Papua.

“Semangat perjuangan Kesultanan Tidore tidak pernah padamdari perang melawan kolonialisme hingga menjaga Indonesia melalui diplomasi dan persatuan,” ujar Hasby.

Hasby berharap momentum ini mendorong generasi muda Maluku Utara untuk kembali mempelajari sejarah daerahnya dan meneladani semangat para pahlawan.

“Generasi muda harus memahami bahwa dari Maluku Utara lahir tokoh-tokoh besar penjaga keindonesiaan. Kita memiliki warisan kebangsaan yang harus dijaga dan diteruskan,” tutup Hasby.(red)

Komentar

Berita Terkait

Buntut Dugaan Kasus VCS Bupati Halmahera Utara, Poros Muda Maluku Utara Gelar Audiensi di Kemendagri
Alokasi DBH Halsel Rp102,8 Miliar Disorot, GPRH Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Suap
Senator Hasby Yusuf Apresiasi Dosen UI Inisiatori Lumbung Pangan 3T Morotai sebagai Nominator DPD RI Award 2026
Formapas Malut Desak KPK Bongkar Total Kasus Mantan Kepala Balai IX: Jangan Biarkan Nama di Dakwaan Jadi Catatan Kaki
Central Pemuda Halmahera Desak Penegak Hukum Selidiki Dugaan Kejanggalan Proyek Swakelola Rp.6,7 MILIAR pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara
Dugaan Keterlibatan Kepala BPJN dalam Proyek Dapur MBG FAI Desak Kepala BGN Evaluasi Total SPPG di Maluku Utara dan Cabut izin operasi Yayasan Abdi Bangun Negeri
Soal Pertemuan Pemprov Malut-Harita Group, Tokoh Muda Desak Jalan Lingkar Obi Diprioritaskan ‎
DataIndo: Komitmen Sufmi Dasco Ahmad Adalah Bukti Negara Butuh “Wasit yang Fair
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:04 WIT

Buntut Dugaan Kasus VCS Bupati Halmahera Utara, Poros Muda Maluku Utara Gelar Audiensi di Kemendagri

Selasa, 29 September 2026 - 05:02 WIT

Alokasi DBH Halsel Rp102,8 Miliar Disorot, GPRH Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Suap

Jumat, 11 September 2026 - 16:27 WIT

Senator Hasby Yusuf Apresiasi Dosen UI Inisiatori Lumbung Pangan 3T Morotai sebagai Nominator DPD RI Award 2026

Rabu, 9 September 2026 - 01:16 WIT

Formapas Malut Desak KPK Bongkar Total Kasus Mantan Kepala Balai IX: Jangan Biarkan Nama di Dakwaan Jadi Catatan Kaki

Selasa, 8 September 2026 - 06:50 WIT

Central Pemuda Halmahera Desak Penegak Hukum Selidiki Dugaan Kejanggalan Proyek Swakelola Rp.6,7 MILIAR pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Selasa, 8 September 2026 - 06:40 WIT

Dugaan Keterlibatan Kepala BPJN dalam Proyek Dapur MBG FAI Desak Kepala BGN Evaluasi Total SPPG di Maluku Utara dan Cabut izin operasi Yayasan Abdi Bangun Negeri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:27 WIT

Soal Pertemuan Pemprov Malut-Harita Group, Tokoh Muda Desak Jalan Lingkar Obi Diprioritaskan ‎

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:08 WIT

DataIndo: Komitmen Sufmi Dasco Ahmad Adalah Bukti Negara Butuh “Wasit yang Fair

Berita Terbaru

Regional

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Senin, 5 Okt 2026 - 12:20 WIT