Hasby Yusuf Meminta Presiden Prabowo dan Kapolri Bebaskan 11 Warga Maba Sangaji yang Ditahan Usai Protes Tambang

Sabtu, 21 Juni 2025 - 12:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com |Halmahera Timur  21 Juni 2025, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Hasby Yusuf, secara tegas menyuarakan permintaan pembebasan 11 warga Desa Maba Sangaji, Kabupaten Halmahera Timur, yang ditangkap usai melakukan aksi protes terhadap aktivitas pertambangan oleh PT. Position. Perusahaan tambang tersebut diduga telah merusak lingkungan dan mengabaikan hak-hak dasar masyarakat setempat.

Dalam pernyataan terbuka yang disampaikan bersama keluarga para korban, Hasby Yusuf menyampaikan keprihatinan mendalam atas kriminalisasi terhadap warga yang menuntut keadilan dan perlindungan ruang hidup mereka. Ia menilai tindakan penangkapan terhadap warga tersebut sebagai bentuk ketidakadilan yang mencederai nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia.

“Saya meminta dengan hormat kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kejaksaan Agung RI, Ketua DPR RI, Ketua DPD RI, dan semua lembaga tinggi negara lainnya, agar segera membebaskan 11 warga Halmahera Timur yang hanya menuntut hak-haknya,” tegas Hasby.

Menurutnya, warga yang memprotes aktivitas tambang tidak pantas dijadikan tersangka. Justru, kata Hasby, pihak perusahaan yang telah merusak lingkungan serta mengabaikan hak ekonomi dan politik masyarakatlah yang seharusnya dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

“Yang layak ditetapkan sebagai tersangka adalah pemilik perusahaan tambang yang telah merampas ruang hidup masyarakat dan menyebabkan kerusakan ekologis,” tambahnya.

Hasby Yusuf juga mengajak Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan membela rakyat sebagai seorang patriot sejati. “Bapak Presiden, jangan biarkan rakyat menjadi korban dari kerakusan korporasi tambang. Lindungi hak-hak masyarakat sebagaimana amanat konstitusi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa suara masyarakat adat dan lokal di kawasan pertambangan harus dihormati dan dijamin oleh negara, bukan dibungkam melalui kriminalisasi.

Aksi penahanan terhadap warga Maba Sangaji sebelumnya menuai reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat sipil, akademisi, dan pegiat lingkungan. Gelombang dukungan terhadap pembebasan 11 warga terus bergulir, menandai kian tingginya kesadaran publik terhadap pentingnya keadilan ekologis dan perlindungan hak masyarakat adat di wilayah tambang.(red)

Komentar

Berita Terkait

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat
Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan
HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:18 WIT

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIT

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Berita Terbaru

Regional

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Senin, 5 Okt 2026 - 12:20 WIT