Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Dorong Pembentukan Tim Investigasi Pencemaran Teluk Weda

Sabtu, 21 Juni 2025 - 12:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Ternate 20 Juni 2025 — Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengambil langkah tegas dalam menyikapi isu pencemaran lingkungan yang diduga terjadi di Teluk Weda, Halmahera Tengah. Ia mendorong pembentukan tim investigasi terpadu untuk mengusut tuntas dugaan pencemaran yang disinyalir berasal dari aktivitas industri pertambangan di kawasan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Sherly Laos saat menghadiri pertemuan terbatas bersama sejumlah tokoh masyarakat, aktivis lingkungan, dan perwakilan organisasi masyarakat sipil yang selama ini menyoroti kondisi ekologis Teluk Weda.

Kami tidak bisa tinggal diam. Masyarakat telah menyampaikan keluhannya dan kami akan merespons dengan membentuk tim investigasi lintas sektor. Ini penting untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan melindungi hak-hak masyarakat lokal,” tegas Sherly.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tim investigasi akan melibatkan unsur pemerintah provinsi, akademisi, lembaga independen, serta instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Dinas ESDM. Gubernur juga menegaskan bahwa hasil investigasi harus transparan dan diumumkan ke publik.

Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Kita ingin kebenaran, dan jika ditemukan pelanggaran, harus ada sanksi tegas,” lanjutnya.

Sejumlah kalangan masyarakat, termasuk nelayan dan warga pesisir, telah mengeluhkan perubahan warna air laut, kematian biota laut, serta menurunnya hasil tangkapan ikan. Dugaan pencemaran ini memunculkan keresahan luas, apalagi Teluk Weda merupakan kawasan ekosistem penting sekaligus penyangga kehidupan warga sekitar.

Aktivis lingkungan yang tergabung dalam Koalisi Peduli Teluk Weda menyambut baik langkah Gubernur dan berharap investigasi tersebut tidak hanya menjadi formalitas. “Kita butuh tindakan nyata, bukan hanya wacana. Harus ada evaluasi terhadap izin-izin tambang yang beroperasi di sekitar teluk,” ujar salah satu juru bicara koalisi.

Diketahui, kawasan industri tambang di sekitar Teluk Weda tengah berkembang pesat, terutama dengan adanya kawasan industri berbasis nikel yang menjadi bagian dari proyek strategis nasional. Namun, pertumbuhan industri ini juga membawa konsekuensi terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan sumber daya alam.

Gubernur Sherly Laos menutup pernyataannya dengan komitmen untuk mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan. “Maluku Utara harus tumbuh, tapi bukan dengan mengorbankan alam dan generasi mendatang,” pungkasnya.(red)

 

Komentar

Berita Terkait

Hasby Yusuf Serahkan Bantuan Beasiswa PIP di SD Alkhairaat Labuha
Rustam Ode Nuru: KAHMI Halsel Siap Jadi Mitra Kritis-Konstruktif dan Kawal Kemajuan Bumi Saruma
MW KAHMI Maluku Utara Hadiri Pelantikan MD KAHMI Halmahera Selatan
Hasby Yusuf Hadir di Halmahera Selatan, Salurkan Bantuan Sound System untuk Majelis Taklim
Hasby Yusuf Salurkan Bantuan Al-Qur’an, Iqra dan Sarung untuk Warga Desa Goro-Goro
SBGN MALUT TURUN ARENA MENDAMPINGI KARYAWAN PT. SGM DI DESA FALABISAHAYA
HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM
GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIT

Hasby Yusuf Serahkan Bantuan Beasiswa PIP di SD Alkhairaat Labuha

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIT

Rustam Ode Nuru: KAHMI Halsel Siap Jadi Mitra Kritis-Konstruktif dan Kawal Kemajuan Bumi Saruma

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:33 WIT

MW KAHMI Maluku Utara Hadiri Pelantikan MD KAHMI Halmahera Selatan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIT

Hasby Yusuf Hadir di Halmahera Selatan, Salurkan Bantuan Sound System untuk Majelis Taklim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:53 WIT

Hasby Yusuf Salurkan Bantuan Al-Qur’an, Iqra dan Sarung untuk Warga Desa Goro-Goro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:29 WIT

HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Berita Terbaru