Fraksi Demokrasi Amanat Rakyat Menyetujui RAPBD Haltim Tahun 2026 dengan Catatan

Jumat, 21 November 2025 - 06:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Fraksi Demokrasi Amanat Rakyat Indonesia (F-Dari) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur, menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Haltim Tahun 2026 telah disahkan DPRD pada Kamis malam, 20 November 2025.

Juru bicara F-Dari, M. Ramdhani Hi. Murid menyampaikan baha penjelasan pemerintah daerah dalam jawaban Bupati, dinamika fiskal nasional dan kondisi ekonomi daerah, serta komitmen pemerintah daerah menindaklanjuti fraksi. Maka F-Dari menyetujui RABPD Kabupaten Haltim Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi pertauran daerah, dengan catatan.

“Pemerintah daerah wajib menyampaikan laporan tindak lanjut atas seluruh rekomendasi fraksi paling lambat triwulan pertama tahun anggaran 2026,” kata, Ramdhani.

Ia juga mengatakan, catatan berikut adalah pemerataan pembangunan antar wilyah harus menjadi indikator utama evaluaso APBA, serta optimalisasi PAD wajib memliki target kuantitatif yang jelas dan dipantau setiap triwulan.

“Serta penggunaan SILPA harus diarahkan secara produktif, bukan sekedar menutup defisit. Dan pengawasan terhadap proyek infrakstruktur, sektor pertambangan dan dampak sosial harus ditingkatkan,” ungkapnya.

Politisi Gelora Haltim ini juga selain memberijan catatan kepada pemerintah daerah, F-Dari kembali menegaskan bahwa salah satu tugas utama pemerintah daerah adalah memastikan keberlanjutan sektor peetanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Haltim. Namun hingga hari ini, F-Dari menerima banyak keluhan dari para petani terkait banjir yang berulang dikawasan persawahan di desa Batu Raja.

“Banjir yang terjadi yang menyebabkan gagal panen, penurunan produksi dan kerugian ekonomi bagi keluarga petani. Kondisi ini sengat memperhatinkan, sebab petani tidak hanya kehilangan hasil panen, tetapi juga kehilangan harapan serta stabilitas pendapatan yang menjadi penompang kehidupan rumah tangga mereka,” tuturnya.

Ia juga menanbahkan, F-Dari menyampaikan pendapat akhir ini sebagai bagian dari tanggung jawab kinsitusional kami dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, mengawal integritas kebijakan publik, dan memastikan bahwa RAPBD Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai prinsip keadilan, transparansi, dan keberlanjutan pembangunan daerah.(red)

Komentar

Berita Terkait

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Berita Terbaru