Fraksi Demokrasi Amanat Rakyat, Desak DKP Haltim Uji Kualitas Air Laut : Akibat Rumput Laut di Desa Fayaul Gagal Panen

Jumat, 21 November 2025 - 12:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Pemerintah Daerah Halmahera Timur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan telah mersepon keluhan petani budidaya rumput laut di desa Fayaul, Kecamatan Wasile Selatan, Kamis lalu, 19 November 2025.

Kunjungan Sekretaris DKP Haltim, Salam Yakub dan Kabid Bidang Budidaya M. Dasim Hasan di desa Fayaul. Kunjungan tersebut, telah meninjau kondisi rumput laut, serta mengambil sampel di areal lokasi tambang yang diduga tercemar limbah tambang akibat aktivitas bongkar muat di Jetty PT. JAS.

Hal ini berdampak pada gagal panen rumput laut, mendapat sorotan dari Fraksi Demokrat Amanat Rakyat (F-Dari) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Haltim pada saat penyampaian pandangan akhir terhadap Pengesahan RAPBD Kabupaten Haltim Tahun Anggaran 2026, Kamis malam, 20 November 2025.

Juru bicara F-Dari DPRD Haltim, M. Ramadhan Hi. Murid meminta kepada pemerintah daerah untuk menaruh perhatian serius terkait masalah gagal panen budidaya rumput laut di desa Fayaul, yang memasuki tahun kedua.

“Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan uji kualitas air laut, jangan sampai terindikasi pencemaran dari limbah tambang,” tegas, Ramadhan.

Ia juga menjelaskan, F-Dari mencatat bahwa pemerintah menyatakan isu lingkungan dan mitigasi sosial ekonomi menjadi perhatian dalam RAPBD Tahun 2026. Namun F-Dari meminta penajaman kebijkan melalui indkator yang lebih jelas.

“Terkait pengawasan tambang, pengurangan danpak sosial, dan perlindungan wilayah adat,” pungkasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Berita Terbaru