Diduga Ada Diskriminasi, Perawat RS Labuha Keluhkan Mutasi Sepihak

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Labuha mengeluhkan kebijakan mutasi yang dilakukan secara sepihak oleh salah satu pimpinan rumah sakit. Mutasi tersebut dinilai tanpa melalui mekanisme yang jelas dan tanpa mempertimbangkan kondisi perawat bersangkutan.

Menurut keterangan seorang perawat yang enggan disebutkan namanya, kebijakan ini tidak hanya merugikan tenaga kesehatan, tetapi juga berpotensi mempengaruhi kualitas pelayanan kepada pasien.

Kami dipindahkan begitu saja tanpa ada penjelasan yang jelas. Padahal di ruangan lama, kami sudah memahami mekanisme kerja. Di ruangan baru, tentu butuh penyesuaian lagi, dan ini bisa memengaruhi pelayanan pasien,” ungkapnya, Selasa (5/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, perawat tersebut menyebutkan bahwa mutasi sepihak ini dirasakan sebagai bentuk diskriminasi. Ia menilai kebijakan tersebut muncul setelah mereka menyuarakan persoalan terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Jasa Pelayanan (Jaspel) di rumah sakit.

Kami merasa dipindahkan karena kami menyuarakan hak-hak kami soal TPP dan Jaspel. Ini seperti bentuk pengancaman terhadap kami,” tambahnya.

Mutasi tenaga kesehatan yang dilakukan tanpa komunikasi berisiko menimbulkan keresahan di internal RS Labuha. Apalagi, perawat merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RS Labuha belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan para tenaga kesehatan tersebut. Publik berharap manajemen rumah sakit dapat mengedepankan prinsip transparansi, komunikasi yang baik, serta menjamin hak-hak tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.(red)

Komentar

Berita Terkait

Gerakan Aksi di Guruapin Kayoa Akar Transparansi
Salawaku Insitute, Hentikan Tambang PT. STS di Halmahera Timur
Pimpin Upacara HKN, Bupati Halmahera Timur Sentil Oknum ASN Diduga Terseret Kasus Narkoba
Peresmian RSUD Maba Tertunda, Ini Penyelasan Bupati Halmahera Timur
Bupati Haltim dan Sekda Berkunjung di BPBPK Malut, Memperkuat Sinergitas Dan Percepatan Program Pembangunan
PENYERAHAN LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN SEMESTER II TAHUN 2025 PADA PEMERINTAH SE MALUKU UTARA
REALISASI PROGRAM TIDAK MENCAPAI TARGET, FORMAPAS MALUT DESAK GUBERNUR COPOT KADISTAN DAN KADIS DKP MALUT
HMI Cabang Ternate Jalin Silaturahmi Kritis dengan BPK-RI Perwakilan Maluku Utara
Berita ini 539 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:07 WIT

Gerakan Aksi di Guruapin Kayoa Akar Transparansi

Senin, 19 Januari 2026 - 03:58 WIT

Salawaku Insitute, Hentikan Tambang PT. STS di Halmahera Timur

Senin, 19 Januari 2026 - 03:53 WIT

Pimpin Upacara HKN, Bupati Halmahera Timur Sentil Oknum ASN Diduga Terseret Kasus Narkoba

Senin, 19 Januari 2026 - 03:50 WIT

Peresmian RSUD Maba Tertunda, Ini Penyelasan Bupati Halmahera Timur

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:10 WIT

Bupati Haltim dan Sekda Berkunjung di BPBPK Malut, Memperkuat Sinergitas Dan Percepatan Program Pembangunan

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:20 WIT

PENYERAHAN LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN SEMESTER II TAHUN 2025 PADA PEMERINTAH SE MALUKU UTARA

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:31 WIT

REALISASI PROGRAM TIDAK MENCAPAI TARGET, FORMAPAS MALUT DESAK GUBERNUR COPOT KADISTAN DAN KADIS DKP MALUT

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:52 WIT

HMI Cabang Ternate Jalin Silaturahmi Kritis dengan BPK-RI Perwakilan Maluku Utara

Berita Terbaru

Regional

Gerakan Aksi di Guruapin Kayoa Akar Transparansi

Selasa, 20 Jan 2026 - 03:07 WIT