Dana CSR Harita Nickel Capai Ratusan Miliar, Warga Obi Pertanyakan Transparansi dan Dampaknya

Kamis, 10 Juli 2025 - 04:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Laporan penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Harita Nickel dalam kurun empat tahun terakhir menarik perhatian sejumlah warga Pulau Obi, khususnya Desa Kawasi. Berdasarkan data yang beredar di berbagai media, sejak 2021 hingga 2024, total realisasi dana program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dilaporkan perusahaan mencapai Rp 307,99 miliar.

Secara rinci, perusahaan menyebutkan pada 2021 telah menyalurkan Rp 12,77 miliar. Angka ini meningkat pada 2022 menjadi Rp 21,62 miliar, kemudian naik signifikan di 2023 sebesar Rp 123,6 miliar, dan pada 2024 mencapai Rp 150 miliar.

Namun, sebagian masyarakat masih mempertanyakan sejauh mana program-program tersebut telah dirasakan manfaatnya secara langsung. Tokoh muda Obi, Dede Ardiansyah, menyampaikan pentingnya keterbukaan informasi agar publik bisa memahami realisasi kegiatan CSR tersebut.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertanyaan ini muncul karena masyarakat ingin tahu. Apakah dana itu sudah benar-benar menyentuh kebutuhan warga? Kalau memang sudah banyak program, tentu kami berharap bisa diinformasikan secara terbuka,” ujar Dede, Selasa (8/7).

Ia menilai transparansi penggunaan dana CSR akan membantu menjawab berbagai keraguan sekaligus memastikan program benar-benar tepat sasaran.

“Ratusan miliar itu bukan angka kecil. Kalau itu sudah dikucurkan, kami ingin tahu datanya, kegiatan apa saja, di mana lokasinya, dan seperti apa manfaatnya untuk masyarakat Obi,” sambungnya.

Selain itu, Dede juga menyinggung kondisi lingkungan di sekitar kawasan tambang yang menurutnya perlu terus diperhatikan bersama, termasuk potensi dampak banjir dan kualitas air bersih. Ia berharap ke depan pengelolaan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih seimbang.

“Kami tidak bermaksud menyalahkan pihak manapun. Harapannya hanya satu: program CSR ini benar-benar memberi perubahan yang nyata. Kalau memang ada infrastruktur, pendidikan, pertanian, kita ingin tahu lebih jelas supaya masyarakat juga bisa ikut mengawasi,” tuturnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah daerah maupun pihak terkait bisa memfasilitasi penjelasan yang komprehensif sehingga masyarakat memperoleh informasi secara utuh.

“Kalau semua terbuka, tidak ada lagi prasangka. Kita sama-sama ingin membangun Obi lebih baik,” pungkasnya.

Isu transparansi CSR ini menjadi catatan penting yang diharapkan dapat dibahas secara konstruktif oleh berbagai pihak. Masyarakat berharap komunikasi ke depan lebih intens agar penyaluran dana CSR semakin tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan lebih luas.(red)

Komentar

Berita Terkait

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Berita Terbaru