Bupati Ikram Ultimatum Sekolah: Pendidikan Gratis Itu Harga Mati, Jangan Akal-akali Pungutan

Sabtu, 12 Juli 2025 - 11:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Tengah 12 Juli 2025 – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji, menyampaikan peringatan keras menyikapi munculnya isu pungutan liar di sejumlah sekolah di wilayahnya. Ia menegaskan, penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas tidak memerlukan konsep muluk-muluk atau teknologi canggih, melainkan hanya membutuhkan integritas dan kesungguhan semua pihak.

Dalam pernyataannya, Ikram menekankan bahwa dunia pendidikan tidak boleh dicederai oleh praktik pungutan tak resmi yang membebani siswa dan orang tua.

Membangun pendidikan bermutu ini bukan misi membuat pesawat atau teknologi luar angkasa. Kita hanya butuh komitmen dan integritas,” tegasnya dengan nada serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikram mengaku hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait praktik pungutan liar di sekolah. Namun ia menegaskan bahwa seluruh jenjang pendidikan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, mulai dari PAUD sampai SMP, sudah ditetapkan gratis tanpa biaya tambahan.

Pendidikan gratis itu sudah menjadi komitmen bersama. Jangan ada yang coba-coba bermain di belakang. Kalau ketahuan, saya akan bertindak tegas,” ujar Bupati.

Ia juga menyinggung jenjang SMA dan SMK yang kewenangannya berada di pemerintah provinsi. Meski demikian, Ikram berharap tidak ada pungutan sepeser pun, termasuk untuk biaya pendaftaran ataupun pembelian seragam.

Bupati mengingatkan, Pemkab Halmahera Tengah sudah menyiapkan anggaran khusus untuk pengadaan perlengkapan sekolah. Anggaran itu mencakup tiga stel seragam lengkap dan sepatu bagi seluruh peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK sederajat.

Kalau masih ada sekolah yang beralasan meminta biaya seragam, itu jelas akal-akalan. Saya tidak akan tinggal diam,” tutup Ikram.

Langkah tegas ini diambil sebagai upaya menjaga pendidikan tetap menjadi hak dasar seluruh anak tanpa diskriminasi ekonomi, sekaligus memastikan kebijakan pendidikan gratis benar-benar terlaksana di lapangan.(red)

Komentar

Berita Terkait

Rovin Dj; Kuasa Hukum Bupati Halmahera Utara “AMNESIA POLITIK”
Perusahan Personik Alik Daya Vendornya Shopee Express Cabang Tenate Digugat Secara Perdata & Pidana
Anatomi Pertambangan Indonesia (API) Desak ESDM dan KLH Cabut Izin IUP PT Adi Daya Tangguh di Kabupaten Pulau Taliabu
Ketua LPTQ : Ajang MTQ Lahirkan Bakat-Bakat Terbaik Mewakili Haltim Tingkat Provinsi
SMP Alkhairaat Tobelo Dorong Pendidikan Karakter Melalui PPDB 2026
Sekda Haltim Pimpin Rapat Exit Metting Bersama BPK Malut
Warga Galela Dorong Alkhairaat Buka Lembaga Pendidikan
KT&G TSPM Cabang Ternate Digugat ke Disnaker, Sengketa PHK Berpotensi Berlanjut ke Pengadilan
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:11 WIT

Rovin Dj; Kuasa Hukum Bupati Halmahera Utara “AMNESIA POLITIK”

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:27 WIT

Perusahan Personik Alik Daya Vendornya Shopee Express Cabang Tenate Digugat Secara Perdata & Pidana

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:06 WIT

Anatomi Pertambangan Indonesia (API) Desak ESDM dan KLH Cabut Izin IUP PT Adi Daya Tangguh di Kabupaten Pulau Taliabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:10 WIT

Ketua LPTQ : Ajang MTQ Lahirkan Bakat-Bakat Terbaik Mewakili Haltim Tingkat Provinsi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:19 WIT

Sekda Haltim Pimpin Rapat Exit Metting Bersama BPK Malut

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:13 WIT

Warga Galela Dorong Alkhairaat Buka Lembaga Pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:21 WIT

KT&G TSPM Cabang Ternate Digugat ke Disnaker, Sengketa PHK Berpotensi Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:49 WIT

Sambut Kajari Baru, Central Pemuda Halmahera Desak Penuntasan Dugaan Korupsi Proyek Rumah Tematik senilai Rp11,3 Miliar

Berita Terbaru