Bupati Ikram Ultimatum Sekolah: Pendidikan Gratis Itu Harga Mati, Jangan Akal-akali Pungutan

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Tengah 12 Juli 2025 – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji, menyampaikan peringatan keras menyikapi munculnya isu pungutan liar di sejumlah sekolah di wilayahnya. Ia menegaskan, penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas tidak memerlukan konsep muluk-muluk atau teknologi canggih, melainkan hanya membutuhkan integritas dan kesungguhan semua pihak.

Dalam pernyataannya, Ikram menekankan bahwa dunia pendidikan tidak boleh dicederai oleh praktik pungutan tak resmi yang membebani siswa dan orang tua.

Membangun pendidikan bermutu ini bukan misi membuat pesawat atau teknologi luar angkasa. Kita hanya butuh komitmen dan integritas,” tegasnya dengan nada serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikram mengaku hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait praktik pungutan liar di sekolah. Namun ia menegaskan bahwa seluruh jenjang pendidikan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, mulai dari PAUD sampai SMP, sudah ditetapkan gratis tanpa biaya tambahan.

Pendidikan gratis itu sudah menjadi komitmen bersama. Jangan ada yang coba-coba bermain di belakang. Kalau ketahuan, saya akan bertindak tegas,” ujar Bupati.

Ia juga menyinggung jenjang SMA dan SMK yang kewenangannya berada di pemerintah provinsi. Meski demikian, Ikram berharap tidak ada pungutan sepeser pun, termasuk untuk biaya pendaftaran ataupun pembelian seragam.

Bupati mengingatkan, Pemkab Halmahera Tengah sudah menyiapkan anggaran khusus untuk pengadaan perlengkapan sekolah. Anggaran itu mencakup tiga stel seragam lengkap dan sepatu bagi seluruh peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK sederajat.

Kalau masih ada sekolah yang beralasan meminta biaya seragam, itu jelas akal-akalan. Saya tidak akan tinggal diam,” tutup Ikram.

Langkah tegas ini diambil sebagai upaya menjaga pendidikan tetap menjadi hak dasar seluruh anak tanpa diskriminasi ekonomi, sekaligus memastikan kebijakan pendidikan gratis benar-benar terlaksana di lapangan.(red)

Komentar

Berita Terkait

Satu Unit Mesin PLN Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Pemuda Muhamadiyah Hadir Sebagai Kekuatan Moral, Intelektual dan Sosial
Hadiri Hari Pers Nasional di Banten, Bupati Haltim : Pers Memiliki Peran Vital di Daerah
Konfercab Ke-IV GMNI Halsel Resmi Dibuka, Ketum DPP Tekankan Dialektika Intelektual Kader
HUT ke-18 Gerindra, DPD Maluku Utara Tebar Kepedulian Sosial
Bupati Haltim Temui BPH Migas Usul Penambahan Kuota BBM
Milad ke-18 Gerindra, DPC Halsel Gelar “Gerindra Berbagi” di Sejumlah Titik
Tahun ini Pemda Haltim Bakal Tuntaskan Tapal Batas Antar Desa di Lima Kecamatan Zona Maba
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:24 WIT

Satu Unit Mesin PLN Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Senin, 9 Februari 2026 - 13:58 WIT

Pemuda Muhamadiyah Hadir Sebagai Kekuatan Moral, Intelektual dan Sosial

Senin, 9 Februari 2026 - 08:24 WIT

Hadiri Hari Pers Nasional di Banten, Bupati Haltim : Pers Memiliki Peran Vital di Daerah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:23 WIT

Konfercab Ke-IV GMNI Halsel Resmi Dibuka, Ketum DPP Tekankan Dialektika Intelektual Kader

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:17 WIT

Bupati Haltim Temui BPH Migas Usul Penambahan Kuota BBM

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:57 WIT

Milad ke-18 Gerindra, DPC Halsel Gelar “Gerindra Berbagi” di Sejumlah Titik

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:36 WIT

Tahun ini Pemda Haltim Bakal Tuntaskan Tapal Batas Antar Desa di Lima Kecamatan Zona Maba

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:34 WIT

Perdana Program MBG, Sekda Haltim Jangan Terkooptasi Dengan Medsos

Berita Terbaru

Regional

Satu Unit Mesin PLN Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Selasa, 10 Feb 2026 - 16:24 WIT

Nasional

Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta

Sabtu, 7 Feb 2026 - 12:59 WIT