Aksi Massa dan Cinta NKRI

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Agung H.

Gelombang aksi massa yang terjadi di berbagai kota di Indonesia belakangan ini merupakan refleksi nyata dari kegelisahan rakyat. Ketidakpuasan terhadap kebijakan elit politik, ketimpangan ekonomi, hingga tindakan represif aparat, telah menjadi pemicu utama demonstrasi. Namun, di balik hiruk pikuk aksi, sesungguhnya ada satu hal yang tak boleh kita lupakan: cinta pada NKRI.

Banyak yang melihat aksi massa hanya sebatas kerusuhan. Padahal, dalam pandangan demokrasi, unjuk rasa adalah cara rakyat menyuarakan cinta pada tanah air. Ketika mahasiswa, buruh, ojol, dan masyarakat turun ke jalan, itu bukanlah bentuk kebencian pada negara, melainkan panggilan hati agar negara kembali ke jalur yang benar. Mereka ingin keadilan ditegakkan, kebijakan dipulihkan ke arah yang pro-rakyat, dan pemerintahan berjalan sesuai amanat konstitusi.

Cinta NKRI bukan hanya mengibarkan bendera merah putih setiap 17 Agustus, tetapi juga berani bersuara ketika ada kebijakan yang melukai keadilan sosial. Sejarah membuktikan, bangsa ini berdiri karena rakyatnya berani menolak ketidakadilan. Maka, demonstrasi damai yang menyuarakan kebenaran sejatinya adalah bagian dari menjaga keutuhan Indonesia. Di sisi lain, cinta NKRI juga berarti menjaga persatuan, bukan memecah belah. Pemerintah dan aparat seharusnya melihat aksi ini bukan sebagai ancaman, melainkan kritik yang perlu direspons dengan bijak. Tindakan represif hanya akan mencederai rasa cinta rakyat terhadap negaranya sendiri. Sebaliknya, membuka ruang dialog, mendengarkan aspirasi, dan melakukan reformasi nyata justru akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang pemimpin yang benar-benar cinta NKRI akan menempatkan rakyat sebagai pemilik sah republik ini, bukan sekadar objek kekuasaan. Cinta NKRI menuntut keseimbangan: rakyat harus menyalurkan aspirasinya secara damai dan bermartabat, sementara pemerintah harus menjawab dengan kebijakan yang adil dan transparan. Persatuan nasional hanya bisa terjaga bila kedua belah pihak memegang komitmen untuk saling menghormati.

Jika rakyat dan pemimpin sama-sama berangkat dari cinta NKRI, maka demonstrasi bukan lagi dianggap sebagai ancaman, melainkan energi kolektif untuk memperbaiki bangsa. Dari sinilah lahir Indonesia yang lebih adil, demokratis, dan berdaulat.

Komentar

Berita Terkait

Refleksi Menyambut Milad HMI Ke – 79 Tahun Hilangnya Kesadaran Kader HMI di Era Hegemoni Teknologi
Menggugah Kesadaran Ideologis, antara Warisan Perjuangan Dan Kenyamanan Elit. (Catatan Kritis Pada Milad HMI Ke – 79)
CATATAN SINGKAT UNTUK MENGAMBIL PELAJARAN : LEON TROTSKY
Kekerasan Seksual terhadap Anak di Halmahera Selatan: Ketika Penegakan Hukum Kehilangan Kepekaan dan Kepastian
KAPITALISME: GLOBALISASI SETENGAH MATI
KNPI Halmahera Selatan Dibajak Kepentingan: DPD I Tutup Mata
BURUH BERKUASA, RAKYAT SEJAHTERA
PRESIDIUM BARU, HARAPAN BARU: MERUMUSKAN PETA JALAN KAHMI HALUT 2025-2030
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:56 WIT

Refleksi Menyambut Milad HMI Ke – 79 Tahun Hilangnya Kesadaran Kader HMI di Era Hegemoni Teknologi

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:48 WIT

Menggugah Kesadaran Ideologis, antara Warisan Perjuangan Dan Kenyamanan Elit. (Catatan Kritis Pada Milad HMI Ke – 79)

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:37 WIT

CATATAN SINGKAT UNTUK MENGAMBIL PELAJARAN : LEON TROTSKY

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:29 WIT

Kekerasan Seksual terhadap Anak di Halmahera Selatan: Ketika Penegakan Hukum Kehilangan Kepekaan dan Kepastian

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:10 WIT

KAPITALISME: GLOBALISASI SETENGAH MATI

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:09 WIT

KNPI Halmahera Selatan Dibajak Kepentingan: DPD I Tutup Mata

Senin, 8 Desember 2025 - 14:07 WIT

BURUH BERKUASA, RAKYAT SEJAHTERA

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:20 WIT

PRESIDIUM BARU, HARAPAN BARU: MERUMUSKAN PETA JALAN KAHMI HALUT 2025-2030

Berita Terbaru

Regional

Satu Unit Mesin PLN Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Selasa, 10 Feb 2026 - 16:24 WIT

Nasional

Menhan Siapkan Pelatihan Militer untuk 4.000 ASN Jakarta

Sabtu, 7 Feb 2026 - 12:59 WIT