BBM PLN Saketa Diduga Dicuri, Pemuda Saketa Tantang Polres Halsel dan Inspektorat PLN Buka-bukaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com |Halmahera Selatan– Pemuda Saketa menantang Polres Halmahera Selatan dan Inspektorat PT PLN (Persero) untuk membuka secara transparan perkembangan penanganan dugaan pencurian BBM jenis solar di PLN ULP Saketa, Kecamatan Gane Barat.

Desakan tersebut disampaikan Rizky Ramli, perwakilan Pemuda Saketa, menyusul klarifikasi Polres Halsel yang menyebut kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan ditangani secara profesional sesuai prosedur.

Rizky menilai pernyataan mengenai profesionalisme tidak cukup jika tidak disertai keterbukaan informasi mengenai perkembangan penyelidikan.

“Polres Halsel kami tantang untuk buka-bukaan. Penyelidikan ini sudah sampai di mana? Siapa saja yang sudah diperiksa, apa yang sudah ditemukan, dan bagaimana perkembangan kasusnya? Jangan hanya bicara profesionalisme, tetapi masyarakat tidak tahu prosesnya sudah sejauh mana,” kata Rizky.

Menurutnya, Pemuda Saketa tidak meminta polisi membuka materi penyelidikan yang bersifat rahasia. Namun, perkembangan umum penanganan kasus yang menjadi perhatian masyarakat perlu disampaikan agar publik memperoleh kepastian.

Rizky mengatakan desakan tersebut juga berkaitan dengan persoalan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum (APH), khususnya kepolisian.

“Harus kita akui, ada keberatan publik terhadap kinerja APH, khususnya lembaga kepolisian. Banyak kasus yang ditangani aparat kemudian tidak jelas bagaimana perkembangan dan penyelesaiannya. Karena itu, ketika kasus seperti ini tidak dibuka secara transparan, tentu akan melahirkan spekulasi di masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemuda Saketa tidak menuduh kepolisian terlibat dalam dugaan pencurian BBM tersebut. Namun, minimnya informasi dari aparat justru berpotensi memperbesar ruang spekulasi publik.

“Ini bukan berarti kami menuduh polisi terlibat. Tetapi kalau prosesnya tertutup dan publik tidak mendapatkan informasi, masyarakat bisa bertanya-tanya. Transparansi justru penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,” tegas Rizky.

Selain Polres Halsel, Pemuda Saketa juga menantang Inspektorat PLN untuk turun langsung melakukan audit dan pemeriksaan internal terhadap dugaan hilangnya BBM di PLN ULP Saketa.

Menurut Rizky, persoalan tersebut tidak cukup hanya diselesaikan dari aspek hukum. PLN juga harus memastikan apakah terdapat persoalan dalam sistem pencatatan, penyimpanan, distribusi, penggunaan, maupun pengawasan BBM.

“Inspektorat PLN jangan hanya menunggu. Harus turun dan melakukan audit. Periksa stok, administrasi, distribusi, siapa yang memiliki akses, dan apakah ada selisih antara catatan dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Pemuda Saketa juga mendesak PLN melakukan evaluasi terhadap Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir, dan meminta agar yang bersangkutan dicopot apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, kelalaian, atau kegagalan dalam pengawasan.

Pemuda Saketa menyampaikan tiga tuntutan dalam persoalan tersebut:

Mendesak Polres Halmahera Selatan membuka perkembangan penyelidikan dugaan pencurian BBM di PLN ULP Saketa kepada publik.
Mendesak Inspektorat PLN turun melakukan audit dan pemeriksaan internal terhadap stok, administrasi, distribusi, dan penggunaan BBM.
Mendesak PLN mengevaluasi dan mencopot Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir, apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran atau kelalaian dalam pengawasan.

“Kami ingin kasus ini terang. Polisi harus membuktikan profesionalismenya melalui proses yang dapat dipertanggungjawabkan. PLN juga harus menunjukkan bahwa pengawasan internalnya berjalan. Jangan sampai persoalan ini berhenti hanya pada klarifikasi,” pungkas Rizky.(red)

Komentar

Berita Terkait

Usai Periksa Kadis LH dan Menantu Bupati Halut, CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka Proyek Rp6,7 Miliar
Menatap Bupati Cup 2026, Kecamatan Bacan Teken Kontrak Kepelatihan dan Gelar Seleksi 3 Hari
Wakil Bupati Haltim Buka Pelatihan Wirausaha Muda Pramuka Penegak
Kasihan…!!! Di Pusat Pemerintahan Halmahera Selatan, Janda 5 Anak Hidup Tak Layak, Warga Desak Pemerintah Buka Mata
Ir. Muhdin: Negeri, Kuasa, dan Kapita Muda
Wakil Bupati Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi DPRD Terhadap Perubahan APBD 2026
Warga Moti Meninggal, HMI Soroti Buruknya Layanan Kesehatan
Soroti Tenaga Kerja, DPRD Haltim RDP Bersama Antam Group
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:14 WIT

Usai Periksa Kadis LH dan Menantu Bupati Halut, CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka Proyek Rp6,7 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 10:38 WIT

Menatap Bupati Cup 2026, Kecamatan Bacan Teken Kontrak Kepelatihan dan Gelar Seleksi 3 Hari

Sabtu, 5 September 2026 - 15:51 WIT

Kasihan…!!! Di Pusat Pemerintahan Halmahera Selatan, Janda 5 Anak Hidup Tak Layak, Warga Desak Pemerintah Buka Mata

Kamis, 3 September 2026 - 06:17 WIT

Ir. Muhdin: Negeri, Kuasa, dan Kapita Muda

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:17 WIT

Wakil Bupati Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi DPRD Terhadap Perubahan APBD 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:49 WIT

Warga Moti Meninggal, HMI Soroti Buruknya Layanan Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:45 WIT

Soroti Tenaga Kerja, DPRD Haltim RDP Bersama Antam Group

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:17 WIT

Warga Desa Bobo Desak Inspektorat Audit Kades Bobo, Diduga Dana Desa Tak Transparan

Berita Terbaru