tajukmalut.com| Halmahera Selatan — Konsep besar Halmahera Selatan sebagai daerah AGROMARITIM yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Bassam–Helmi dengan narasi Space Islands dinilai belum menunjukkan implementasi nyata di lapangan, khususnya di Pulau Bacan.
Padahal, AGROMARITIM telah ditetapkan sebagai arah kebijakan pembangunan daerah yang seharusnya menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan di Halmahera Selatan. Namun hingga memasuki satu tahun kepemimpinan Bassam–Helmi, konsep tersebut dinilai masih berhenti pada tataran wacana.
Hal itu disampaikan Ketua Bidang SDA-LH HMI Cabang Bacan, Afrisal Kasim, yang menegaskan bahwa AGROMARITIM tidak lagi relevan jika hanya diperdebatkan secara konseptual tanpa kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“AGROMARITIM seharusnya sudah keluar dari ruang diskusi dan masuk ke ruang praktik. Pemerintah daerah mesti menunjukkan kepada publik bahwa konsep ini memang layak dijalankan di Halmahera Selatan,” tegas Afrisal.
Ia mendorong agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membuka ruang kolaborasi luas dengan organisasi kepemudaan dan elemen masyarakat sipil.
“Ada banyak potensi kolaborasi. OPD harus melibatkan organisasi kepemudaan seperti HMI, PMII, GMNI, GMKI, GAMKI, LMND, IMM, serta komunitas kreatif dan LSM. AGROMARITIM hanya akan hidup jika dikerjakan bersama,” ujarnya.
Afrisal juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik bisa terkikis jika konsep pembangunan yang diusung pemerintah hanya menjadi jargon politik tanpa realisasi. Menurutnya, stagnasi AGROMARITIM berisiko mengulang kegagalan kepemimpinan sebelumnya yang mengusung konsep besar namun berakhir tanpa arah.
“Kalau AGROMARITIM terus berjalan di tempat, lalu apa bedanya pemerintahan hari ini dengan pemerintahan sebelumnya? Jangan sampai konsep besar kembali ditinggalkan dan dibiarkan porak-poranda,” kata Afrisal dengan nada tegas.
Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, terukur, dan melibatkan publik secara luas agar AGROMARITIM benar-benar menjadi jalan pembangunan Halmahera Selatan, bukan sekadar slogan kebijakan.(red)









