tajukmalut.com | Halmahera Selatan Seorang karyawan PT Harita Group, Sofyan Amir, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar mengenai dugaan kematian massal hewan air di Sungai Obi akibat aktivitas pertambangan. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta.
Sofyan Amir, yang fotonya sempat viral karena memegang dua ekor ikan sogili, menjelaskan bahwa gambar tersebut bukanlah bukti dugaan pencemaran limbah tambang sebagaimana dikaitkan dalam sejumlah unggahan dan pemberitaan.
“Saya perlu sampaikan bahwa foto itu adalah dokumentasi pribadi. Dua ikan sogili tersebut saya dapatkan hasil memancing. Foto tersebut saya kirimkan kepada saudara saya hanya untuk mengajak makan bersama, tidak ada maksud lain,” tegas Sofyan Amir dalam pernyataan dalam video yang diterima redaksi media ini, Jumat (28/6/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menyampaikan keterangan atau pernyataan bahwa ikan itu mati karena limbah tambang.
“Kalau kemudian foto itu beredar dengan narasi yang berbeda, saya nyatakan itu tidak benar dan bukan keterangan dari saya,” ujarnya.
Pihak PT Harita Group melalui perwakilannya menyatakan turut prihatin dengan simpang siurnya informasi yang berpotensi menyesatkan publik, serta menegaskan bahwa klarifikasi ini penting agar masyarakat tidak salah memahami konteks foto tersebut.
Dengan adanya klarifikasi ini, Sofyan berharap tidak ada lagi penyebaran informasi yang keliru terkait gambar yang bersifat pribadi itu.(red)










