tajukmalut.com | Halmahera Tengah-Khidmatnya malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-XI Kabupaten Halmahera Tengah masih terasa di Kecamatan Patani Barat. Kamis, 21 Mei 2026, Wakil Bupati Ahlan Djumadil menutup secara resmi perhelatan akbar umat Islam se-Halmahera Tengah itu.
Di hadapan unsur DPRD, dewan hakim, panitia, tokoh agama, peserta, dan ratusan warga yang memadati lokasi, Ahlan menekankan bahwa MTQ lebih dari sekadar kompetisi.
“Ini agenda nasional untuk membangkitkan generasi yang benar-benar beriman pada Al-Qur’an. Tujuannya satu, membumikan nilai-nilai suci kitab ini di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya saat memberi sambutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahlan mengajak warga menjadikan momentum MTQ sebagai pemicu semangat belajar. Menurutnya, lantunan ayat dari para qari, qari’ah, hafiz, dan hafizah harus menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk diperdengarkan dengan indah, tapi juga dipahami dan diamalkan.
“Keindahan suara itu penting, tapi esensinya adalah memahami makna dan mengimplementasikannya dalam keseharian. Dari seni membaca, menulis, sampai menghafal, semua diarahkan agar generasi muda kita kuat menghadapi zaman,” jelasnya.
Untuk peserta yang belum berhasil meraih juara, Ahlan berpesan agar tidak patah semangat. Ia mengutip pepatah bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, dan meminta semua kafilah tetap berlatih menjelang MTQ tingkat Provinsi Maluku Utara.
Apresiasi khusus juga disampaikan Ahlan kepada dewan hakim dan panitia pelaksana yang dinilai bekerja maksimal, serta masyarakat Patani Barat yang menjaga suasana acara tetap tertib dan lancar.
“Semoga ikhtiar kita memuliakan Al-Qur’an ini menjadi amal jariyah. Mari jadikan kitab suci sebagai cahaya dan petunjuk bagi Halmahera Tengah yang lebih berkah dan bermartabat,” tutupnya.
Penutupan MTQ ke-XI ini sekaligus menjadi titik tolak bagi para juara untuk mempersiapkan diri melaju ke tingkat provinsi.(red)










