tajukmalut.com | Halmahera Timur – Sejumlah pemuda dan warga yang tergabung dalam Alinasi Gerakan Pemuda dan Rakyat Wasile Selatan (Geprak Wassel) mendatangi site PT. Arumba Jaya Perkasa (PT. AJP) di desa Loleba, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur.
Kedatangan masa aksi Gebrak Wassel di Site PT. AJP dengan megunakan dua unit kendaraan terbuka (open cap) mini dilengkapi soun sistem dengan slogan “Tolak Tambang Yang Tidak Pro Terhadap Masyarakat Lingkar Tambang” dibawah Kordinator Lapangan Tomas Pulu.
Terdapat enam poin tuntutan disampaikan, Korlap Tomas Pulu diantaranya, 1. Stop aktivitas tambang di asset masyarakat; 2. Tidak ada diskriminasi tenaga kerja; 3. Transparansi dana CSR disemua sektor; 4. Stop melakukan PHK sepihak bagi masyarakat wasile selatan; 5. Perusahan wajib melakukan sosialisasi amdal; dan 6. Wajib melakukan penyelesaian persoalan lahan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kepada masa aksi serta masyarakat, kiranya kita memiliki kesadaraan untuk bersama-sama berjuang untuk kepentingan masyarakat di lingkar tambang,” teriaknya.
Ia menambahkan, bila mana tuntutan mereka tidak diakomodir oleh pihak perusahan, maka akan dilakukan aksi lanjutkan lebih besar dan akan memboikot jalan tani di desa Tanure, kecamatan wasile selatan, yang digunakan PT. AJP sebagai jalur menuju areal konsesi.
“Apa bila tuntutan kami didalam pernyataan sikap tidak ditindak lanjuti, kami akan melakukan aksi kedua,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, aksi dilakukan sejumlah Aliansi Geprak Wassel di Site PT. AJP dikawal pihak Kepolisian Sektor Wasile Selatan dipimpin langsung Kapolsek, Ipda. Fachri Bamatraf. (red)









