tajukmalut.com | Halmahera Timur – Sekretaris Komisi III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur, Muhammad Kandung naik pitam kepada PT. Alam Raya Abdi (PT.ARA) dan PT. Jaya Abadi Semesta (PT.JAS) didalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama di aula kantor camat Wasile yang dipimpin wakil ketua III DPRD Haltim Abdul Latif Maloe, Selasa 29 Oktober 2025.
Muhammad Kandung mengatakan setiap kali RDP dengan pihak perusahan di wilayah Maba terkait penanganan pencemaran lingkungan menyayikan data melalui menyayikan data (slait) disaksikan langsung perwakilan masyarakat.
“Dalam penjelasan pihak perusahan, saya melihat dan mempelajari sangat detail, karena mereka mempaparkan dengan data,” tegas, Muhammad Kandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Politisi partai Gelora juga mengatakan, Sekretariat DPRD Haltim telah melayangkan surat kepada PT. ARA dan PT. JAS bahwa hari ini adalah RDP terkait tanggung jawab perusahan terhadap lingkungan, tentu harus menyiapkan data terutama tentang penanganan limbah.
“Bapak-bapak tahu tidak hari ini ada RDP Jawab, terus mana datanya, mana datanya, supaya masyarakat mengetahui langkah-langkah yang diambil terutama tentang penanganan limbah serta langkah kongkritnya,” katanya.
Ia mengatakn, perwakilan PT. ARA dan PT. JAS membela diri tanpa menyajikan data, sebab semua orang mampu berbicara. Padahal, peroalan pencemaran limbah di ladang sawah di desa Bumi Restu dan Batu Raja adalag persoalan fatal dan mampun menyajikan data.
“Kedua perusahan ini harus tahu, persoalan yang terjadi akibat dari pada pertambangan dan kemudian berdampak pada ladang sawah. Jadi bukan perusahan kenal dampaknya, kami DPRD juga kena dampaknya jika mendiamkan persoalan ini,” tururnya.
Ia menabahakan, limbah yang mencemari ladang sawah tersebut bukan kali pertama terjadi. Dan ini seharusnya, ada langkah-langkah penanganan sehingga kejadian tidak kembali terulang.
“Kalau tidak salah diperusahan ada devisi pembersihan lingkungan, karena ini sudah terjadi berulang-ulang. Kerja apa mereka selama ini,” pungkasnya.(red)










