tajukmalut.com | Ternate – Komitmen PT. Wanatiara Persada terhadap dunia pendidikan kembali dipertanyakan. Pasalnya, sejak tahun 2023 hingga saat ini, mahasiswa asal Pulau Obi tidak lagi menerima beasiswa dari perusahaan tersebut. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya, program beasiswa rutin disalurkan setiap semester sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan.
Program beasiswa itu selama ini menjadi salah satu wujud tanggung jawab PT. Wanatiara Persada yang termuat dalam delapan klaster tanggung jawab sosial sesuai ketentuan Peraturan Menteri ESDM. Namun kini, kewajiban tersebut diduga diabaikan tanpa ada penjelasan yang jelas dari pihak perusahaan.
Kondisi ini memicu keresahan di kalangan mahasiswa Obi yang tengah menempuh pendidikan tinggi di berbagai kampus, khususnya di Kota Ternate. Melalui organisasi Gerakan Persatuan Mahasiswa Obi (GPMO) Maluku Utara, para mahasiswa menyuarakan kekecewaan mereka atas mandeknya penyaluran beasiswa yang selama ini sangat membantu keberlanjutan studi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat menyesalkan sikap perusahaan yang seakan menutup-nutupi informasi terkait beasiswa ini. Padahal, sejak beberapa tahun sebelumnya, beasiswa tersebut rutin disalurkan dan sangat membantu mahasiswa,” ujar salah satu perwakilan GPMO-Malut.
Menurut GPMO, banyak orang tua mahasiswa berharap program beasiswa dari PT. Wanatiara Persada bisa meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Bagi mereka, keberadaan program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk investasi perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah lingkar tambang.
“Dengan semakin banyaknya generasi muda Obi yang menempuh pendidikan tinggi, kami percaya bisa lahir SDM yang berkualitas, berdaya saing, dan siap mengelola potensi daerah sendiri. Namun, tanpa dukungan seperti beasiswa ini, semangat itu bisa terhambat,” tambahnya.
GPMO Malut menegaskan akan terus mengawal persoalan ini dan meminta PT. Wanatiara Persada untuk segera melakukan pendataan mahasiswa penerima beasiswa dan menyalurkan kembali bantuan tersebut sesuai mekanisme yang telah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. Wanatiara Persada belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penghentian atau keterlambatan penyaluran program beasiswa tersebut.(red)









