Mahasiswa Saketa Ancam Laporkan Dugaan Lumbung Pangan Fiktif ke Kejati Malut dan Polres Halsel

Minggu, 10 Agustus 2025 - 13:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan, 10 Agustus 2025- Dugaan proyek lumbung pangan fiktif di Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan, memicu reaksi keras dari M. Yusril I. Hi Tamrin, mahasiswa asal Saketa. Ia menegaskan, kasus ini tidak boleh berhenti di forum internal desa, melainkan harus diseret ke ranah hukum.

Kalau di LPJ 2024 tertulis lumbung pangan sudah selesai, tapi kenyataannya baru dibangun tahun 2025, itu jelas indikasi laporan fiktif dan penyalahgunaan anggaran. Ini bukan uang pribadi, ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas Yusril, Minggu (10/8/2025).

Yusril mengungkapkan, dirinya bersama mahasiswa yang lain telah menyiapkan dokumen laporan lengkap beserta bukti-bukti pendukung. Dalam satu hingga dua hari ke depan, laporan tersebut akan diserahkan ke Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami beri kesempatan Inspektorat bekerja. Tapi kalau mereka main-main atau mencoba menutup-nutupi, saya pastikan laporan ini langsung saya bawa ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan Polres Halmahera Selatan. Siapapun yang bermain di balik kasus ini akan kami kejar sampai proses hukum berjalan,” ujarnya dengan nada tegas.

Menurutnya, kasus ini bukan sekadar keterlambatan proyek, melainkan persoalan serius yang merugikan petani.

Selama setahun, petani tidak punya lumbung untuk menyimpan hasil panen. Kalau uang sudah cair tahun lalu, tapi bangunan belum ada, kita semua berhak bertanya uang itu ke mana?” ujarnya

Tak hanya itu, Yusril juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi dan audit independen terhadap seluruh penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Saketa dari tahun 2022 hingga 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran pada tahun-tahun sebelumnya yang luput dari perhatian masyarakat.

Kalau mereka pikir masyarakat Saketa bisa dibohongi, mereka salah besar. Kami siap turun aksi besar-besaran jika ini tidak diusut. Dan kalau perlu, kami akan bongkar semua penyalahgunaan anggaran dari tahun-tahun sebelumnya,” Tegasnya. (red)

Komentar

Berita Terkait

Rovin Dj; Kuasa Hukum Bupati Halmahera Utara “AMNESIA POLITIK”
Perusahan Personik Alik Daya Vendornya Shopee Express Cabang Tenate Digugat Secara Perdata & Pidana
Anatomi Pertambangan Indonesia (API) Desak ESDM dan KLH Cabut Izin IUP PT Adi Daya Tangguh di Kabupaten Pulau Taliabu
Ketua LPTQ : Ajang MTQ Lahirkan Bakat-Bakat Terbaik Mewakili Haltim Tingkat Provinsi
SMP Alkhairaat Tobelo Dorong Pendidikan Karakter Melalui PPDB 2026
Sekda Haltim Pimpin Rapat Exit Metting Bersama BPK Malut
Warga Galela Dorong Alkhairaat Buka Lembaga Pendidikan
KT&G TSPM Cabang Ternate Digugat ke Disnaker, Sengketa PHK Berpotensi Berlanjut ke Pengadilan
Berita ini 435 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:11 WIT

Rovin Dj; Kuasa Hukum Bupati Halmahera Utara “AMNESIA POLITIK”

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:27 WIT

Perusahan Personik Alik Daya Vendornya Shopee Express Cabang Tenate Digugat Secara Perdata & Pidana

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:06 WIT

Anatomi Pertambangan Indonesia (API) Desak ESDM dan KLH Cabut Izin IUP PT Adi Daya Tangguh di Kabupaten Pulau Taliabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:10 WIT

Ketua LPTQ : Ajang MTQ Lahirkan Bakat-Bakat Terbaik Mewakili Haltim Tingkat Provinsi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:19 WIT

Sekda Haltim Pimpin Rapat Exit Metting Bersama BPK Malut

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:13 WIT

Warga Galela Dorong Alkhairaat Buka Lembaga Pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:21 WIT

KT&G TSPM Cabang Ternate Digugat ke Disnaker, Sengketa PHK Berpotensi Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:49 WIT

Sambut Kajari Baru, Central Pemuda Halmahera Desak Penuntasan Dugaan Korupsi Proyek Rumah Tematik senilai Rp11,3 Miliar

Berita Terbaru