RASAI OBI: Pemerintah Halmahera Selatan Dianggap Mengkhianati Aspirasi Pemekaran DOB

Jumat, 11 Juli 2025 - 06:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan 11 Juli 2025 –Kekecewaan terhadap sikap pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terkait pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) semakin memuncak. Ketua RASAI OBI menilai pemerintah daerah telah mengingkari aspirasi kuat masyarakat Halmahera Selatan yang selama ini memperjuangkan pemekaran wilayah sebagai jalan mempercepat kesejahteraan rakyat.

Menurut Ketua RASAI OBI, seluruh komitmen dan pernyataan dukungan yang kerap dilontarkan pejabat pemerintah hanya menjadi “pemanis kuping” tanpa keseriusan nyata. Sementara di sisi lain, masyarakat terus menyaksikan drama debat berkepanjangan antara pemerintah daerah dan DPRD yang berujung pada kebuntuan politik.

Aspirasi yang amat kuat dari masyarakat Halsel tentang pembentukan Daerah Otonomi Baru dianggap angin lalu oleh pemerintah Halmahera Selatan. Ucapan pemerintah tentang dukungan ful 110% terhadap perjuangan rakyat hanyalah pemanis kuping bagi masyarakat Halsel dan pemanis bibir bagi pemerintah daerah,” ungkap Ketua RASAI OBI, Selasa (9/7).

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyebut proses pembahasan DOB yang berlarut-larut sudah menjadi “adegan munafik” yang tidak lagi pantas dipertontonkan kepada publik. Dalam beberapa rapat terakhir yang diikuti perwakilan RASAI OBI, perbedaan pendapat antar unsur pemerintah hingga tarik-menarik kepentingan soal anggaran menjadi pemandangan yang memalukan.

Jujur kami muak dan mau muntah melihat adegan ini. Tapi kami tidak mundur sejengkal pun dalam perjuangan ini,” tegasnya.

Kekecewaan semakin memuncak setelah rapat terakhir tindak lanjut pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DOB menunjukkan sebagian fraksi DPRD memberikan bahasa tubuh yang tidak mendukung agenda pemekaran. Pernyataan yang disampaikan di forum rapat, menurut RASAI OBI, lebih banyak bersifat pribadi ketimbang sikap resmi fraksi.

Ketua RASAI OBI menyatakan, perjuangan pemekaran DOB adalah harga mati karena menjadi kunci kesejahteraan masyarakat di wilayah Halmahera Selatan, khususnya Pulau Obi yang selama ini menjadi salah satu sentra produksi tambang tetapi belum merasakan pemerataan pembangunan secara adil.

Sebagai bentuk protes, pihaknya berencana mengkonsolidasikan masyarakat Halmahera Selatan, terutama warga Obi, untuk menyiapkan aksi boikot terhadap aktivitas perusahaan tambang yang dinilai telah merampas aset dan ruang hidup masyarakat.

Kami akan berkonsolidasi dengan seluruh masyarakat Halsel terutama masyarakat Obi untuk melakukan aksi boikot aktivitas perusahaan yang selama ini sudah merampas aset kami di Obi,” pungkasnya.

Polemik ini diprediksi bakal terus bergulir seiring ketidakpastian sikap pemerintah daerah dalam merespons desakan pembentukan DOB.(red)

 

Komentar

Berita Terkait

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Berita Terbaru