Sengketa Lahan Soligi Memanas, Ketua Fraksi Golkar DPRD Halsel Desak Tim Percepatan Segera Turun

Sabtu, 18 April 2026 - 05:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan — Sengketa lahan di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, kembali menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan DPRD. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dihadiri Oleh *SEKDA, Kadis DPMD Kabag Hukum Pemerintahan Serta 7 Fraksi DPRD Halmahera Selatan* disepakati pembentukan tim percepatan penyelesaian sengketa guna meredam konflik yang berpotensi meluas di tengah masyarakat.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Halmahera Selatan, Rustam Ode Nuru, menegaskan pentingnya langkah cepat dari tim tersebut agar segera turun langsung ke lokasi konflik.

“Jangan biarkan rakyat menghadapi persoalan ini sendiri. Tim harus segera hadir di lapangan untuk membuka ruang dialog dan mencari solusi yang adil bagi semua pihak,” tegasnya.

Persoalan ini bermula dari sengketa antara warga Desa Soligi, Alimusu La Damili, dengan Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa. Lahan kebun milik warga tersebut diduga telah dijual kepada Pihak PT. Harita Group. Sejumlah laporan menyebutkan, lahan seluas sekitar 6,5 hektare yang ditanami ratusan pohon cengkeh.

Kasus ini tidak hanya memicu polemik hukum, tetapi juga telah memicu aksi protes masyarakat, mulai dari pemalangan jalan hingga pelaporan ke aparat penegak hukum.

Rustam Ode Nuru menilai, kehadiran tim percepatan sangat krusial untuk mencegah konflik sosial yang lebih besar. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menahan diri dan tidak terpancing situasi.

“Semua pihak harus mengedepankan musyawarah. Jangan sampai persoalan ini berkembang menjadi konflik yang merugikan masyarakat luas,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta aparat keamanan, baik dari kepolisian maupun TNI, serta pihak perusahaan, untuk menjalankan tugas secara profesional dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

Sengketa lahan di Soligi sendiri telah menjadi sorotan berbagai pihak dalam beberapa waktu terakhir, termasuk organisasi masyarakat sipil yang menilai penyelesaiannya berjalan lambat dan belum memberikan keadilan bagi warga terdampak.

Dengan adanya komitmen pembentukan tim percepatan, diharapkan penyelesaian sengketa ini dapat dilakukan secara transparan, adil, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, sehingga stabilitas sosial di wilayah Pulau Obi tetap terjaga.(red)

Komentar

Berita Terkait

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Minggu, 27 September 2026 - 05:55 WIT

‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung

Berita Terbaru