Sembilan Jam Boikot Jalan Masuk Jetty PT JAS. Besok, Perjuangan Warga Fayaul Berlanjut

Sabtu, 22 November 2025 - 11:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Warga desa Fayaul, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, tergabung dalam Aliansi Petani Budidaya Rumput Laut (APBRL) melakukan aksi unjuk rasa di areal Jetty PT. Jaya Abdi Semesta (PT. JAS) di desa Nanas, 22 November 2025.

Kedatangan masa aksi di arela Jetty PT. JAS menunut Manajemen PT. JAS bertanggung jawab atas kerusakan rumput laut dan berimbas pada gagal panen. Hal ini diduga tercemar limbah tambang, akibat akitivitas bongkar muat perusahan tersebut.

Aksi tersebut, terjadi ketegangan antara masa aksi dan Humas PT. JAS Sugarladin Jangaopa, karena dinilai tidak mampu menghadirkan Manajemen PT. JAS untuk hering terbuka bersama warga Fayaul di areal Jetty.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidak hadiran Manajemen PT. JAS tersebut berdampak pada aktivitas tambang di areal Jetty, karena warga Fayaul memboikot atau menutup pintu masuk Jetty selama sembilan jam.

Pimpinan kita masih berada diluar daerah, beliau berpesan akan bertatap muka dengan warga Fayaul, setelah kembali dari luar daerah,” kata, Humas PT. Sugar

 

Namun masa aksi tetap ngotot meminta perwakilan dari PT. JAS untuk hadir di areal Jetty untuk membuat kesepakatan bersama secara tertulis disaksikan oleh Kapolsek Wasile dan Kapolsek Wasile Selatan, serta alinasi petani rumput laut.

Jika hari ini, pak Wiro selaku Kepala Teknik Tambang (KTT) PT. JAS berada diluar daerah, pak Sugar selaku Humasnya pihak perusahan bersama warga buat kesepakatan secara tertulis,” kata, Korlap Julfian Wahab.

Julfian juga menjelaskan, kesepakatan tertulis menjadi dasar bagi mereka, terutama janji kepala teknik tambang PT. JAS akan beresedia bertatap muka dengan warga Fayaul

Jika tidak ada kesepakatan tertulis dalam pertemuan lanjutan, maka warga Fayaul tetap memboikot pintu masuk areal Jetty PT. JAS hingga ada penjelasan dari Manajemen perusahan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, berkat kerja sama warga Fayaul dengan Kapolsek Wasile Selatan Ipda. Fachry Bamatraf dan Kapolsek Wasile AKP. Mus Senen, ia selaku kordinator lapangan bersama beberapa kawan-kawan atas persetujuan warga diminta menyampaikan tuntutan kepada wakil teknik tambang di kantor PT. JAS.

Awalnya, warga ingin herring secara terbuka, namun atas masukan dari Kapolsek Wasile Selatan dan Kapolsek Wasile, saya bersama teman-teman dipertemukan bersama pak Afan selaku wakil teknik tambang PT. JAS,” tuturnya.

Ia menambahkan, perjuangan warga Fayaul demi mendapatkan keadilan dalam hal ini, meminta pertanggung jawaban atas kerusakan rumput laut, akan dilanjutkan pada hari Minggu 23 November 2025. Karena sesuai penyampaian oleh wakil teknik tambang PT. JAS saat herring disaksikan oleh Kapolsek Wasile dan Kapolsek Wasile Selatan.

Kita sudah terima surat dari Manajemen PT. JAS, bahwa besok (Minggu) akan dilakukan pertemuan lanjutan bersama pak Wiro ketua teknik tambang. Maka, warga Fayaul pun langsung membuka pintu masuk Jetty, namun dengan sikap yang sama, jika tuntutan mereka tidak diakomodir, akan dilakukan aksi susulan,” pungkasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang
Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda
Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas
“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”
DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:35 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:11 WIT

Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:48 WIT

“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:46 WIT

DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:46 WIT

BBM PLN Saketa Diduga Dicuri, Pemuda Saketa Tantang Polres Halsel dan Inspektorat PLN Buka-bukaan

Berita Terbaru

Opini

Dirgahayu RI, Merdeka dari Mafia Kerah Putih

Senin, 17 Agu 2026 - 13:30 WIT