Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Al-Muhajirin Jadi Sorotan Usai Ada Pria Protes Lantunan Ngaji dan Tarhim

tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Ketenangan warga Desa Labuha terusik setelah Masjid Al-Muhajirin diduga menjadi sasaran intimidasi. Peristiwa itu terjadi setelah seorang pria mendatangi masjid dan mempersoalkan lantunan ngaji serta tarhim sebelum azan.

Informasi tersebut disampaikan oleh Sentral Comando Pemuda Halmahera Selatan  SEKPHAS dalam keterangan resminya, Senin 17 Agustus 2026.

Menurut kesaksian warga yang dihimpun SEKPHAS, pria tersebut datang sebanyak dua kali ke lingkungan masjid. Ia disebut mengenakan celana pendek dan dalam kondisi diduga mabuk. Ia bukan datang untuk beribadah, melainkan untuk meminta agar syiar berupa ngaji dan tarhim dihentikan.

Ini Upaya Pembungkaman Syiar
Ketua SEKPHAS, Ayyub Kamarullah, menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar soal volume suara.

“Yang diganggu adalah rangkaian ibadah umat Islam. Ngaji, tarhim, lalu azan. Itu adab. Itu tradisi. Itu identitas kita sebagai negeri yang bertauhid,” ujar Ayyub.

Ayyub menilai cara kedatangan pelaku yang arogan dan tidak pantas telah memenuhi unsur premanisme.

“Datang ke masjid dengan pakaian tidak pantas, dalam dugaan keadaan mabuk, lalu memerintahkan agar kegiatan agama dihentikan. Apa ini namanya kalau bukan intimidasi?” tegasnya.

Lebih lanjut, SEKPHAS juga menilai tindakan tersebut mengarah pada penistaan agama.

“Mempertanyakan dan melarang lantunan Al-Qur’an dan tarhim di masjid, sama saja melecehkan syiar Islam. Ini tidak bisa kita toleransi, apapun alasannya,” lanjut Ayyub.

Desak Bupati dan Kapolres Bertindak
SEKPHAS meminta masyarakat tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Kami meminta _Bupati Halmahera Selatan, Sekda, dan Kapolres Halmahera Selatan_ untuk segera menindaklanjuti. Periksa CCTV. Mintai keterangan saksi. Usut tuntas. Jika benar ada unsur premanisme dan penistaan agama, proses hukum harus jalan. Jika tidak benar, buktikan secara terbuka,” ujar Ayyub Kamarullah.

Ia juga mengajak Kesultanan Bacan, para ulama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas.

“Masjid adalah rumah Allah. Menjaga kehormatannya adalah kewajiban kita bersama. Jangan sampai karena diamnya kita hari ini, anak cucu kita kehilangan rasa aman untuk beribadah besok,” pungkasnya.

Di akhir pernyataannya, SEKPHAS menegaskan:

“Kami tidak menuntut balas. Kami menuntut hukum. Karena yang kami jaga bukan kepentingan pribadi. Yang kami jaga adalah _rumah ibadah, ketenangan umat, dan marwah daerah ini.”(red)

Komentar

Berita Terkait

Usai Periksa Kadis LH dan Menantu Bupati Halut, CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka Proyek Rp6,7 Miliar
Menatap Bupati Cup 2026, Kecamatan Bacan Teken Kontrak Kepelatihan dan Gelar Seleksi 3 Hari
Wakil Bupati Haltim Buka Pelatihan Wirausaha Muda Pramuka Penegak
Kasihan…!!! Di Pusat Pemerintahan Halmahera Selatan, Janda 5 Anak Hidup Tak Layak, Warga Desak Pemerintah Buka Mata
Ir. Muhdin: Negeri, Kuasa, dan Kapita Muda
Wakil Bupati Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi DPRD Terhadap Perubahan APBD 2026
Warga Moti Meninggal, HMI Soroti Buruknya Layanan Kesehatan
Soroti Tenaga Kerja, DPRD Haltim RDP Bersama Antam Group
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:14 WIT

Usai Periksa Kadis LH dan Menantu Bupati Halut, CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka Proyek Rp6,7 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 10:38 WIT

Menatap Bupati Cup 2026, Kecamatan Bacan Teken Kontrak Kepelatihan dan Gelar Seleksi 3 Hari

Sabtu, 5 September 2026 - 15:51 WIT

Kasihan…!!! Di Pusat Pemerintahan Halmahera Selatan, Janda 5 Anak Hidup Tak Layak, Warga Desak Pemerintah Buka Mata

Kamis, 3 September 2026 - 06:17 WIT

Ir. Muhdin: Negeri, Kuasa, dan Kapita Muda

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:17 WIT

Wakil Bupati Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi DPRD Terhadap Perubahan APBD 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:49 WIT

Warga Moti Meninggal, HMI Soroti Buruknya Layanan Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:45 WIT

Soroti Tenaga Kerja, DPRD Haltim RDP Bersama Antam Group

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:17 WIT

Warga Desa Bobo Desak Inspektorat Audit Kades Bobo, Diduga Dana Desa Tak Transparan

Berita Terbaru