Proyek Saluran di Desa Dodaga Diduga Bermasalah, Ini Penjelasan Direksi.

Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Proyek pembangunan saluran di desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, dibangun oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Haltim di duga bermasalah. Pasalnya, pembangunan saluran tersebut mengisahkan pekerjaan pelesteran kurang lebih 50 meter tidak diselesaikan pihak rekanan.

Informasi diberoleh dari proyek pekerjaan saluran di desa Dodaga bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanaja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2024, sebesar 170 juta dengan volume pekerjaan 140 meter yang dikerjakan CV. Bima Star.

Direksi Pembangunan Disperkim Haltim, Sowoko menjelaskan, sebelum pekerjaan saluran dikerjakan oleh rekanan, ia telah berkordinasi dengan Kepala Desa Dodaga, Mursidin Abu terkait dengan lokasi akan dibangunanya saluran di desa Dodaga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadi pekerjaan saluran panjangnya 140 meter, dan waktu itu pak Kades arahkan pekerjaaanya diseputaran rumah Alm, mantan kades, karena lokasinya aman terkait dengan galian dan sebagainya,” kata, Sowoko kepada wartawan, Selasa 28 Oktober 2025.

Ia mengatakan, sempat pekerjaan saluran di desa tersebut, terhenti. Dan dia pun turun langsung menyelesaikan dan kembali dilanjutkan pekerjaan, namun pekerjaaan memasuki tahapan pelesteran tepatnya disamping rumah almarhum kades kembali terhenti.

Pak Riswan (anak mantan kades) sempat hentikan pekerjaan, dan saya pun tanya kenapa dia (Riswan) tahan. Ternyata, alasanya hasil buangan galian disekitar rumah harus diangkat terlebih dahulu baru dilanjutkan pekerjaan,” tururnya.

Ia menjelaskan, awalnya kepala desa Dodaga menyebutkan tanah hasil galian saluran dihamparkan saja dilokasi pekerjaan, namun seiring dengan waktu tanah hasil galian tidak bisa dihamparkan dilokasi.

Waktu kerja, pak kades bilang hasil galiannya dihampar saja dan ternyata merka tidak mau, kalau bekas galian dihampar disamping rumah,” cetusnya.

Lebih lanjut, abis cerita. Ia berdiskusi dengan kepala desa bersama Bpk. Riswan untuk mencari solusi sama-sama terkait meterial tanah hasil galian disamping rumah alamrahum kades tersebut, sementara pekerjaan saluran tidak ada aitem pembuangan meterial galalian.

Kami bersepakat, karena saluran panjangnya 140 meter pekerjaan pelesteran bisa diselesaikan, namun pelesteran tidak diselesaikan mengisahkan 50 meter, karena sisa anggaranya kita sewa alat eksa dan 2 unit truk dum untuk mengangkat meterial dari hasil galian itu,” katanya.

Ia mengatakan, secara volume pekerjaan saluran sudah sesuai Rancangan Anggaran Belanja (RAB) namun sisa anggaran kurang lebih 7 juta digunakan untuk menyewa alat eksa dan drum truk. Maka, sisia pekerjaan pelesteran tidak diselesaikan, karena dialihkan untuk memindahkan metrial hasil galian tersebut.

Dan saya bilang sama pak Riswan jangan sampai masyarakat tanya terkait sisa pekerjaan yg belum pelesteran bisa diselesaikan, tolong disampaikan, karena sisa anggaranya kita alihkan membuang hasil galian,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dialihkan sisia anggaran untuk pekerjaan pelesteran kurang lebih 50 meter ke pembiayaan memidahkan meterial hasil galian sudah ada kesepakatan bersama Kepala Desa disaksikan oleh Bpk. Riswan.

Memang waktu itu sudah sepakat dengan pak kades juga ada pak iswan juga disitu, kalau kedepan ada paket masuk di desa dodaga, sisa pekerjaan dimasukan dan dilanjutkan kembali pekerjaan itu saja,” pungkasnya. (*)

Komentar

Berita Terkait

HMI CABANG BACAN DESAK DISNAKERTRANS BERSIKAP TRANSPARAN HASIL PELAKSANAAN SARUMA JOB FAIR 2026
Sahril Thahir Gaspol Konsolidasi Gerindra Morotai, Targetkan Struktur Partai Tuntas hingga Desa
Diduga Jual BBM Subsidi Ilegal dan Langgar Aturan Gaji, PT Babang Raya di Halmahera Selatan, FORUM AKTIVIS INDONESIA (FAI) akan melaporkan ke BPH migas dan Kementerian Ketenangakerjaan 
Tagihan Limbah B3 PT IWIP Diselidiki Polisi, Dugaan Manipulasi Dokumen Mengemuka
BWS Maluku Utara Disorot, Dugaan Pembiaran Pengalihan Alur Sungai Kobe oleh PT IWIP Tuai Pertanyaan
Piutang DBH Rp278 Miliar Belum Tuntas, Rustam Ode Nuru: Utang Pemprov Jadi Penghambat Ketahanan Fiskal Halmahera Selatan
Ketua DPD Gerindra Malut Suntik Semangat Kader di Halsel, Pemuda Tani: Gerindra Harus Menang Bersama Rakyat pada 2029
Gerindra Malut Tancap Gas, Sahril Thahir Targetkan Struktur Partai Tuntas Hingga 249 Desa di Halsel
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:18 WIT

HMI CABANG BACAN DESAK DISNAKERTRANS BERSIKAP TRANSPARAN HASIL PELAKSANAAN SARUMA JOB FAIR 2026

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:46 WIT

Sahril Thahir Gaspol Konsolidasi Gerindra Morotai, Targetkan Struktur Partai Tuntas hingga Desa

Senin, 29 Juni 2026 - 14:15 WIT

Tagihan Limbah B3 PT IWIP Diselidiki Polisi, Dugaan Manipulasi Dokumen Mengemuka

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:41 WIT

BWS Maluku Utara Disorot, Dugaan Pembiaran Pengalihan Alur Sungai Kobe oleh PT IWIP Tuai Pertanyaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:47 WIT

Piutang DBH Rp278 Miliar Belum Tuntas, Rustam Ode Nuru: Utang Pemprov Jadi Penghambat Ketahanan Fiskal Halmahera Selatan

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:24 WIT

Ketua DPD Gerindra Malut Suntik Semangat Kader di Halsel, Pemuda Tani: Gerindra Harus Menang Bersama Rakyat pada 2029

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:31 WIT

Gerindra Malut Tancap Gas, Sahril Thahir Targetkan Struktur Partai Tuntas Hingga 249 Desa di Halsel

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:45 WIT

Haryadi Ahmad Pimpin PBSI Malut, Usung Misi Besar Cetak Atlet Berprestasi Nasional

Berita Terbaru

Opini

Mengapa Perempuan Perlu Berpengetahuan?

Jumat, 3 Jul 2026 - 07:11 WIT

Opini

Hedging ala Prabowo: Perubahan Peta Impor Minyak Nasional?

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:46 WIT