LSM Sigaro Research Nilai DPMD Halsel Mubazirkan Anggaran, Kegiatan Rp25 Juta per Desa Dilaksanakan di Jatinangor

Rabu, 17 September 2025 - 05:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Program yang digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan kembali menuai sorotan tajam. Kegiatan yang dipatok Rp25 juta per desa atau total Rp6,2 miliar dari 249 desa, dilaksanakan di Jatinangor, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dinilai tidak produktif dan berpotensi menjadi pemborosan anggaran.

Ketua LSM Sigaro Research, Sugiarto M. Taher, menilai kegiatan tersebut tidak transparan dan sama sekali tidak menyentuh kebutuhan desa. Menurutnya, program yang diklaim sebagai penguatan tata kelola pemerintahan desa itu tidak pernah disosialisasikan lebih dulu ke desa.

Ini jelas janggal. Desa tiba-tiba dibebani Rp25 juta tanpa penjelasan rinci manfaatnya. Kalau kegiatan ini tidak memberi dampak langsung bagi masyarakat, maka sama saja dengan membuang anggaran miliaran rupiah,” tegas Sugiarto, (Rabu 17/09/2025).

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, dokumen resmi menunjukkan adanya kerja sama dengan IPDN melalui skema PNBP Kementerian Dalam Negeri senilai Rp4 juta per desa. Namun DPMD justru mematok Rp25 juta per desa.

Ada selisih besar yang tidak jelas arahnya. Potensi pungutan liar terbuka lebar,” ujarnya.

Lebih jauh, Sugiarto menyoroti alasan pelaksanaan kegiatan di luar daerah. Menurutnya, jika tujuan kegiatan adalah memperkuat kapasitas pemerintahan desa, maka pelaksanaan di Halmahera Selatan akan lebih relevan sekaligus berdampak pada perputaran ekonomi lokal.

Kenapa harus di Jatinangor? Kalau memang serius memperkuat desa, bawa saja pematerinya ke Halsel. Biar mereka lihat langsung kondisi sosial-budaya kita, dan uang Rp6,2 miliar itu berputar di daerah, bukan di luar. Masyarakat kita lagi susah, sementara uang malah dihamburkan di luar daerah,” tandasnya.

Sugiarto juga menyinggung sikap Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Halsel yang dinilai pasif dan tidak peka terhadap persoalan ini.

APDESI harusnya ada di garda depan untuk membela kepentingan desa. Tapi yang terjadi, mereka justru diam seolah kehilangan peran. Ini ironis, padahal setiap desa kini sedang menghadapi banyak kendala di lapangan,” kata Sugiarto.

Ia menilai langkah DPMD dan sikap diam APDESI berpotensi melemahkan desa dan hanya membebani aparatur tanpa solusi nyata.

Dana desa bukan untuk diperas. Jika pola seperti ini dibiarkan, maka desa hanya akan menjadi korban birokrasi dan desa tidak akan pernah berdaya,” pungkasnya. (red)

Komentar

Berita Terkait

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Berita Terbaru