KAHMI Halut Soroti Dugaan Reses Fiktif di Towara, Sebut Modus “Foto Spanduk” Cederai Mandat Rakyat

Selasa, 7 April 2026 - 06:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Utara, 7 April 2026 — Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Halmahera Utara menyoroti dugaan praktik reses fiktif yang disebut terjadi di Desa Towara, Kecamatan Galela. Dugaan tersebut menyeret pimpinan DPRD Halmahera Utara dan dinilai mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga perwakilan.

KAHMI Halut menyebut, berdasarkan informasi yang dihimpun tim advokasi, kegiatan reses yang secara administratif dilaporkan berlangsung di Towara diduga tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Oknum anggota dewan disebut hanya datang memasang spanduk kegiatan dan mengambil dokumentasi singkat, tanpa ada forum dialog maupun penyerapan aspirasi masyarakat.

“Jika benar demikian, praktik ini berpotensi merugikan hak masyarakat untuk didengar sekaligus menimbulkan pertanyaan atas penggunaan anggaran reses,” ujar perwakilan KAHMI Halut dalam keterangannya.

Bidang Hukum dan Advokasi KAHMI Halut, Kadafik Sainur, menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, jika terbukti, tindakan tersebut dapat mengarah pada pelanggaran serius, baik secara etik maupun hukum.

Ia menambahkan, kegiatan reses seharusnya menjadi ruang bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, bukan sekadar memenuhi formalitas administratif.

Sebagai tindak lanjut, KAHMI Halut menyatakan tengah menyiapkan laporan pengaduan untuk disampaikan kepada aparat penegak hukum. Organisasi ini juga mendorong Kejaksaan Negeri Halmahera Utara dan kepolisian setempat agar segera melakukan klarifikasi dan penelusuran atas dugaan tersebut.

Selain itu, KAHMI Halut meminta Badan Kehormatan DPRD Halmahera Utara untuk menindaklanjuti laporan secara objektif dan transparan apabila ditemukan pelanggaran kode etik.

“Kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif harus dijaga. Karena itu, setiap dugaan pelanggaran perlu diproses secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Halmahera Utara terkait dugaan tersebut.(red)

Komentar

Berita Terkait

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung
Berita ini 435 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Minggu, 27 September 2026 - 05:55 WIT

‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung

Berita Terbaru