Job Fair HUT Ke-23 Halsel Disorot GMNI: “Hanya Meramaikan, Pekerja Lokal Dikesampingkan”

Senin, 20 Juli 2026 - 05:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Gelaran Job Fair yang dibuka Disnakertrans Kabupaten Halmahera Selatan dalam rangka HUT Ke-23 Halsel mendapat sorotan tajam.

Ketua GMNI Cabang Halmahera Selatan, Munawir Mandar, menilai kegiatan yang katanya membuka 1000 lowongan kerja itu justru tidak berpihak pada tenaga kerja lokal.

“Job Fair yang dilaksanakan Pemda Halmahera Selatan ini kesannya hanya untuk meramaikan HUT. Substansinya tidak dirasakan oleh pencari kerja lokal,” tegas Munawir kepada media, Kamis 17 Juli 2026.

Munawir menyoroti persoalan lanjutan setelah Job Fair digelar. Menurutnya, banyak peserta dari Halsel yang dinyatakan lulus oleh Disnakertrans, namun hingga saat ini belum ada panggilan lanjutan dari perusahaan.

“Pengumuman nama yang dinyatakan lulus oleh Disnaker sampai saat ini belum dipanggil. Ini yang bikin kami bertanya, untuk siapa sebenarnya Job Fair ini?” ujarnya.

Ia menilai, jika tujuannya membuka lapangan kerja untuk warga Halsel, maka mekanisme follow up harus jelas. Jangan sampai hanya jadi seremoni tanpa kepastian.

GMNI Halsel mendesak Pemerintah Daerah dan Disnakertrans untuk segera mengevaluasi pelaksanaan Job Fair.

Menurut Munawir, dalam setiap pembukaan lapangan kerja, perusahaan yang masuk ke Halsel wajib memprioritaskan tenaga kerja lokal sesuai amanat UU Ketenagakerjaan.

“Jangan jadikan anak-anak Halsel hanya sebagai penonton di tanahnya sendiri. Kalau 1000 lowongan itu benar ada, buktikan dengan data berapa yang sudah kerja dan berapa yang orang Halsel,” desak Munawir.

Ia juga meminta Pemda transparan terkait perusahaan apa saja yang ikut, kuota untuk putra daerah, dan tindak lanjut rekrutmennya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Minggu, 27 September 2026 - 05:55 WIT

‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung

Berita Terbaru