Ketua GMNI Munawir Mandar: “Bupati Harus Tegas Sesuai Perbup, Jangan Ada Pembiaran”
tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Halmahera Selatan, Munawir Mandar, menduga Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menutup mata terkait dugaan penjualan minuman keras di tempat hiburan “Fortune” yang berada di Labuha.
Dugaan itu menguat setelah beredar foto yang memperlihatkan sebotol minuman beralkohol beserta gelas dan perlengkapan lain di atas meja, yang disebut berada di lokasi Fortune.
ADVERTISEMENT
alt="ads" />SCROLL TO RESUME CONTENT
Munawir menilai keberadaan miras di tempat tersebut telah meresahkan masyarakat dan bertentangan dengan peraturan yang berlaku di Kabupaten Halmahera Selatan.
“Jika benar Fortune menjual minuman keras, maka ini bentuk pembiaran. Kami menduga Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tutup mata terhadap persoalan ini,” tegas Munawir Mandar dalam keterangannya, Selasa 19 Agustus 2026.
Ia meminta Bupati Halmahera Selatan untuk segera bersikap tegas dan menindak sesuai Peraturan Bupati terkait pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol.
“Jangan sampai ada aturan tapi tidak ditegakkan. Ini soal marwah daerah dan masa depan generasi muda. Bupati harus hadir dan ambil tindakan nyata, bukan diam,” lanjut Munawir.
GMNI Halsel mendesak Satpol PP bersama aparat terkait untuk segera melakukan sidak dan menutup usaha yang terbukti melanggar.
“Kami tidak anti usaha. Tapi usaha yang melanggar aturan dan meresahkan masyarakat harus ditertibkan. Tutup Fortune jika memang terbukti jual miras,” ujarnya.
Munawir juga mengingatkan, jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pemerintah, maka GMNI Halsel akan turun ke jalan melakukan aksi damai.
“Kami akan kawal sampai tuntas. Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak,” pungkasnya.








