Gapoktan dan Poktan Desak Pemda Caput IUP Tambang, Sekda : Pekan Depan Panggil PT. ARA dan PT. JAS

Sabtu, 29 November 2025 - 11:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) khusunya di Kecamatan Wasile, Kabupaten Hakmahera Timur, mengeluhakan kondisi persawahan yang tercemar limba tambang, dan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Haltim mencabut Izin Usaha tambang (IUP) PT. JAS dan PT. ARA

Desakan para Gapoktan dan Poktan tersebut, akibat lahan persawahan yang tercemar oleh sedimen limbah tambang, yang diduga dari aktivitas PT. Alam Raya Abdi (ARA) dan PT. Jaya Alam Semesta (JAS)

Desakan cabut IUP kedua perusahan tambang tersebut disampaikan oleh Gapoktan dan Poktan pada acara Temu Tani dan Seminar Pertanian dalam rangka Hari Ulan Tahun (HUT) Transmigrasi Wasile yang ke-43 di desa Sidomulyo, Kecamatan Wasile Timur, Sabtu 29 November 2025, dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Ricfhat, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Haltim.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda Haltim, Ricky mengatakan, terkait pertambangan ada kewenangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Tentunya, kewenangan daerah itu sifatnya

Ada kewenangan pusat dan kewenangan daerah, kewenangan daerah itu sifatnya terkait dengan lingkungan. Makanya Pemda Haltim proaktif untuk memanggil PT. ARA dan PT. JAS agar mengklarifikasi dan melakukan metigasi.

Namun untuk mencabut izin dan sebagainya itu kewenangannya Pusat. Makanya nanti hari Selasa besok ( 2 Desember 2025 ) Pemda akan memanggil PT. ARA dan PT. JAS,” kata, Sekda dihadapan Gapoktan dan Poktan.

Ia juga menjelaskan, pemanggilan PT. JAS dan PT. ARA untuk mendudukkan kembali permasalahan yang terjadi hari-hari terakhir, terkait dugaan pencemaran sawah.

Dan sampai ternyata mereka masih bandel, dan masyarakat terkena dampaknya, mungkin langkah yang paling terkahir Pemda melaporkan ke Kementrian Lingkungan Hidup terkait bagimana tindakan dan langkah langkah yang dilakukan ke Pusat kepada PT. ARA dan PT. JAS,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, Pemda Haltim mengambil langkah tegas dan mungkin di daerah lain tidak semiliar dilakukan, namun ternyata PT JAS dan PT. ARA masih tetap melakukan pelanggaran pelanggaran terstruktur dan masif.

Maka mungkin kami akan melaporkan langsung ke Kementrian Lingkungan Hidup, sehingga bisa dilakukan penalti atau Gakum dari Kementrian Lingkungan Hidup akan turun melakukan pemeriksaan terkait dokumen amdalnya,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan, Pemda akan mengundang PT. ARA dan PT. JAS bersama dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) serta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Haltim.

Kalau mereka melanggar dokumen AMDAL, Pemda bikin Rekomendasi ke Pusat dalam hal ini, Kementrian Lingkungan Hidup,” tutupnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang
Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda
Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas
“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”
DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:35 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:11 WIT

Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:48 WIT

“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:46 WIT

DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:46 WIT

BBM PLN Saketa Diduga Dicuri, Pemuda Saketa Tantang Polres Halsel dan Inspektorat PLN Buka-bukaan

Berita Terbaru

Opini

Dirgahayu RI, Merdeka dari Mafia Kerah Putih

Senin, 17 Agu 2026 - 13:30 WIT