Bupati Haltim Hadiri PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Haltim Hadiri PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menghadiri pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan nasional tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia dan diikuti oleh ribuan petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha pertanian dari seluruh Indonesia.

Sebanyak 19 peserta dari Kabupaten Halmahera Haltim, terdiri dari pengurus Gapoktan, petani, dan pendamping turut ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi ajang pembelajaran, pertukaran pengalaman, serta penguatan jejaring antar pelaku sektor pertanian dan perikanan di Indonesia.

Bupati Haltim, Ubaid Yakub menyampaikan, keikutsertaan daerah dalam PENAS merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian, memperluas akses informasi dan teknologi, serta memperkuat kemitraan usaha bagi para petani dan nelayan.

“PENAS menjadi wadah yang sangat strategis bagi petani dan nelayan untuk belajar, berbagi pengalaman, serta membangun jaringan kerja sama yang dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar, Ubaid melalui Kabag Humas Haltim, Lutfi Ridho Azis, (Sabtu, 20/26)

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi salah satu pilar penting pembangunan daerah. Oleh karena itu, Pemkab Haltim terus berkomitmen memberikan dukungan melalui berbagai program peningkatan kapasitas petani, pengembangan komoditas unggulan, serta penguatan kelembagaan kelompok tani.

“Pemkab Haltim berharap, peserta yang hadir baik dari Gapoktan, petani, dan pendamping, berasal dari Kabupaten Haltim, membawa pulang pengetahuan dan inovasi baru untuk diterapkan di Haltim,” katanya.

Ia menambahkan, melalui keikutsertaan dalam PENAS XVII Tahun 2026, para petani dan nelayan Haltim semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berdaya saing.

“Hal ini dalam mendukung ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tutupnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Minggu, 27 September 2026 - 05:55 WIT

‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung

Berita Terbaru