Bupati Haltim Hadiri PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo
tajukmalut.com | Halmahera Timur – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menghadiri pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo.
Kegiatan nasional tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia dan diikuti oleh ribuan petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha pertanian dari seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 19 peserta dari Kabupaten Halmahera Haltim, terdiri dari pengurus Gapoktan, petani, dan pendamping turut ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi ajang pembelajaran, pertukaran pengalaman, serta penguatan jejaring antar pelaku sektor pertanian dan perikanan di Indonesia.
Bupati Haltim, Ubaid Yakub menyampaikan, keikutsertaan daerah dalam PENAS merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian, memperluas akses informasi dan teknologi, serta memperkuat kemitraan usaha bagi para petani dan nelayan.
“PENAS menjadi wadah yang sangat strategis bagi petani dan nelayan untuk belajar, berbagi pengalaman, serta membangun jaringan kerja sama yang dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar, Ubaid melalui Kabag Humas Haltim, Lutfi Ridho Azis, (Sabtu, 20/26)
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi salah satu pilar penting pembangunan daerah. Oleh karena itu, Pemkab Haltim terus berkomitmen memberikan dukungan melalui berbagai program peningkatan kapasitas petani, pengembangan komoditas unggulan, serta penguatan kelembagaan kelompok tani.
“Pemkab Haltim berharap, peserta yang hadir baik dari Gapoktan, petani, dan pendamping, berasal dari Kabupaten Haltim, membawa pulang pengetahuan dan inovasi baru untuk diterapkan di Haltim,” katanya.
Ia menambahkan, melalui keikutsertaan dalam PENAS XVII Tahun 2026, para petani dan nelayan Haltim semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berdaya saing.
“Hal ini dalam mendukung ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tutupnya.(red)









