GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GMNI Munawir Mandar: “Bupati Harus Tegas Sesuai Perbup, Jangan Ada Pembiaran”

tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Halmahera Selatan, Munawir Mandar, menduga Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menutup mata terkait dugaan penjualan minuman keras di tempat hiburan “Fortune” yang berada di Labuha.

Dugaan itu menguat setelah beredar foto yang memperlihatkan sebotol minuman beralkohol beserta gelas dan perlengkapan lain di atas meja, yang disebut berada di lokasi Fortune.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munawir menilai keberadaan miras di tempat tersebut telah meresahkan masyarakat dan bertentangan dengan peraturan yang berlaku di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Jika benar Fortune menjual minuman keras, maka ini bentuk pembiaran. Kami menduga Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tutup mata terhadap persoalan ini,” tegas Munawir Mandar dalam keterangannya, Selasa 19 Agustus 2026.

Ia meminta Bupati Halmahera Selatan untuk segera bersikap tegas dan menindak sesuai Peraturan Bupati terkait pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol.

“Jangan sampai ada aturan tapi tidak ditegakkan. Ini soal marwah daerah dan masa depan generasi muda. Bupati harus hadir dan ambil tindakan nyata, bukan diam,” lanjut Munawir.

GMNI Halsel mendesak Satpol PP bersama aparat terkait untuk segera melakukan sidak dan menutup usaha yang terbukti melanggar.

“Kami tidak anti usaha. Tapi usaha yang melanggar aturan dan meresahkan masyarakat harus ditertibkan. Tutup Fortune jika memang terbukti jual miras,” ujarnya.

Munawir juga mengingatkan, jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pemerintah, maka GMNI Halsel akan turun ke jalan melakukan aksi damai.

“Kami akan kawal sampai tuntas. Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terkait

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Berita Terbaru